Kulit kabel sebanyak 1 pikap ditemukan di gorong-gorong Kota Bandung
Kulit kabel tersebut yang menyebabkan banjir.
Petugas Unit Reaksi Cepat (URC) gorong-gorong Dinas Bina Marga dan Perairan (DBMP) Kota Bandung menemukan gulungan kulit kabel di gorong-gorong Jalan Astana Anyar, Kota Bandung.
Mirip seperti di Jakarta, timah kabel tersebut sudah tidak ada. Tak tanggung-tanggung kulit kabel itu yang berhasil terangkut sampai satu mobil pikap.
"Temuannya kemarin saat kita ke lapangan membersihkan saluran di sana (kawasan Astana Anyar)," kata Kepala URC UPT Tegalega Kiki Rofani saat dihubungi merdeka.com, Kamis (17/3).
Menurut dia, gulungan kulit kabel di kawasan tersebut menyebabkan banjir yang terjadi pada beberapa hari lalu. Tim URC kemudian menyisir gorong-gorong mulai dari perempatan Astanaanyar, Terusan Pasir Koja hingga Pagarsih.
"Kami angkut semua, jumlahnya saya tidak tahu tapi mobil pikap memang menampung penuh," ujarnya.
Saat penyisiran menurut dia, ditemukan saluran listrik yang membahayakan. Sehingga petugas tidak menyisir seluruhnya. "Tujuan kita hanya membersihkan gorong-gorong agar tidak banjir," terangnya.
Dia belum bisa menduga apakah kulit kabel sengaja dibuang orang tidak bertanggung jawab atau tidak. Yang pasti saat pengerukan Februari 2016 lalu, kulit kabel tidak ditemukan.
"Februari enggak ada. Kemarin saja baru ditemukan," paparnya.
Kulit kabel tersebut saat ini sudah disimpan di Gudang DBMP Kota Bandung. "Ini diamankan saja di gudang oleh kami," tandasnya.
Baca juga:
Kawasan ditemukannya kulit kabel kini diklaim bebas banjir
Usut kasus limbah kabel, Polda Metro periksa Sudin Bina Marga Jakpus
Nyamar jadi pemulung, pencuri kabel nginep seharian di gorong-gorong
Nginep di got, pencuri kulit kabel bekali nasi, aqua hingga terpal
Ini cara 6 pencuri kabel di Medan Merdeka Selatan kelabui petugas
Kerja lihai pencuri yang buang kulit kabel hingga puluhan ton di got