LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Konflik Nepal Kian Panas, DPR Minta Pemerintah Tak Tunda Evakuasi WNI

Berdasarkan data Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), terdapat 57 WNI yang bermukim di Nepal.

Kamis, 11 Sep 2025 14:53:00
nepal
Protes dipicu oleh isu maraknya korupsi, pengangguran, serta larangan pemerintah terhadap platform media sosial, termasuk Facebook dan X. (Prabin RANABHAT/AFP) (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Taufiq Abdullah, meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) di Nepal. Ia menekankan pentingnya kesiapan mitigasi hingga opsi evakuasi jika situasi darurat terjadi.

"Kami turut prihatin dengan konflik yang terjadi di Nepal yang semakin meluas. Tentu kami berharap situasi segera kondusif, namun jika keadaan semakin tidak menentu dan mengancam keselamatan WNI, maka langkah evakuasi perlu dipersiapkan dengan tepat waktu," ujar Taufiq dalam keterangannya, Kamis (11/9).

Berdasarkan data Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), terdapat 57 WNI yang bermukim di Nepal. Selain itu, ada 43 anggota Delegasi RI yang sedang menghadiri konferensi, 2 anggota TNI yang mengikuti pelatihan, serta 23 wisatawan yang sedang berlibur di negara tersebut.

Taufiq meminta pemerintah memberikan fasilitasi penuh serta menjalin komunikasi intensif dengan seluruh WNI di Nepal maupun pihak-pihak terkait untuk memastikan keselamatan mereka.

Advertisement

"Komunikasi intensif dengan para WNI sangat dibutuhkan, baik untuk mengingatkan kewaspadaan, memastikan mereka menghindari kerumunan massa, maupun memantau keberadaan WNI agar tetap aman di tengah konflik,” tegasnya.

Ia juga mengimbau seluruh WNI di Nepal agar tetap tenang dan senantiasa berkoordinasi dengan KBRI. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap instruksi yang disampaikan oleh perwakilan RI.

Advertisement

"Butuh kerja sama antara WNI dan KBRI untuk memastikan semuanya berada dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kurang suatu apa pun. Kami percaya pemerintah akan memastikan dan menjamin keselamatan seluruh WNI," tambahnya.

Advertisement

Diketahui, Nepal masih dilanda kekosongan pemerintahan setelah Presiden Ram Chandra Poudel mengundurkan diri, menyusul lengsernya mantan Perdana Menteri Jhlanath Khanal. Tercatat sedikitnya 20 orang tewas dan hampir 400 orang luka-luka akibat konflik yang telah menyebar ke berbagai wilayah negara itu.

Berita Terbaru
  • Diduga Terima Suap Tambang, Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dicopot
  • DKPP Ungkap Terima 26 Laporan Dugaan Pelanggaran Asusila dalam Lima Tahun Terakhir
  • Ledakan Pabrik di Semarang Tewaskan Satu Orang, Polisi Periksa Karyawan dan Tunggu Vendor Olah TKP
  • Budayawan dan Akademisi Dorong Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Provinsi Sunda
  • OTT Berantai KPK di Sumatera Utara
  • berita update
  • demo
  • nepal
  • wni
Artikel ini ditulis oleh
Editor Endang Saputra
D
Reporter Delvira Hutabarat
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.