Komnas HAM dan Jokowi Diskusi Soal Membangun Demokrasi Tanpa Kekerasan
Bagi Komnas HAM, ancaman-ancaman politik kekerasan harus dicermati bersama. Baik dalam penyelenggaraan pemilu maupun terhadap orang yang unjuk rasa.
Komisioner Komnas HAM menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (16/11). Mereka berbicara dengan Jokowi soal membangun demokrasi tanpa kekerasan.
"Yang tidak kalah pentingnya kami diskusi mengenai membangun demokrasi yang tanpa kekerasan," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (16/11).
Bagi Komnas HAM, ancaman-ancaman politik kekerasan harus dicermati bersama. Baik dalam penyelenggaraan pemilu maupun terhadap orang yang unjuk rasa.
"Supaya semua pihak termasuk aparat penegak hukum, dalam hal ini polisi, betul-betul memperhatikan norma-norma atau koridor HAM," ujarnya.
Selain itu, mereka membahas terkait penanganan Covid-19. Komnas HAM ingin agar masyarakat mendapatkan akses informasi dan kesehatan.
"Prinsip-prinsip kesetaraan karena tidak semua masyarakat mendapatkan akses informasi, akses terhadap layanan kesehatan," ucapnya.
Baca juga:
Komnas HAM Usulkan Jokowi Buat Perpres untuk Cegah Kasus Intoleransi
Komnas HAM Temui Jokowi Bahas Temuan Terkait Penembakan di Intan Jaya
Serahkan Laporan Kasus Intan Jaya, Komnas HAM Harap Keadilan Korban Dipenuhi
Bertemu Mahfud, Komnas HAM Berikan Hasil Investigasi Peristiwa di Intan Jaya
Komnas HAM Sebut Pendeta Yeremia Ditembak TNI, TGPF Ogah Ungkap Pelaku