Klarifikasi Haji Isam soal Kabar Ada Bungker di Rumahnya
Bungker itu disebut-sebut untuk menyimpan uang berbentuk dolar AS dan dolar Singapura.
Beredar kabar ada bungker di rumah milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel). Bungker itu disebut-sebut untuk menyimpan uang berbentuk dolar AS dan dolar Singapura.
Haji Isam membantah kabar tersebut. Dia menegaskan, kabar bahwa di rumahnya ada bungker untuk menyimpan uang berbentuk dolar AS dan dolar Singapura adalah hoaks atau berita bohong.
Haji Isam menyebutkan, di rumahnya hanya ada ruangan kosong yang digunakan untuk menyimpan barang berharga.
"Bukan bungker untuk menyimpan duit, tapi ruangan brankas saja. Untuk memanfaatkan ruangan kosong saja,” kata Haji Isam lewat keterangan pers, Selasa (27/5).
Ruang Kosong Simpan Uang dan Sertifikat
Haji Isam heran dirinya dituding membangun sebuah bungker. Pasalnya, kata dia, tidak ada ancaman serius dari luar yang mengharuskan dirinya untuk membangun bungker.
“Ya, untuk simpan barang-barang berharga saya, termasuk uang, sertipikat dan barang berharga lainnya (di ruangan kosong itu),” tegas Haji Isam.
Di Kamus Besar Bahasa Indonesia disingkat KBBI, bungker punya tiga arti. Pertama, lubang perlindungan di bawah tanah.
Kedua, ruangan yang dipakai untuk pertahanan dan perlindungan dari serangan musuh, biasanya berupa tumpukan pasir. Ketiga, tempat dalam kapal untuk menyimpan bahan bakar (arang atau minyak).
Dari informasi yang beredar, ada bungker di rumah Haji Isam yang berlokasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, luasnya mencapai 3.000 meter-persegi.
Rumah itu disebut mulai dari Jalan Patimura hingga menembus Jalan Sriwijaya IV. Letaknya tak jauh dari rumah pribadi Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jaksel.