LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Klaim masih Peradi, Fredrich sebut banyak pengacara iri jarang diwawancara

Klaim masih Peradi, Fredrich sebut banyak pengacara iri jarang diwawancara. Dia mengklaim mendapat honor Rp 400 miliar diduga melanggar kode etik. Tetapi rekannya yang mendapat honor 2 juta USD tidak dikenakan kode etik.

2018-02-08 16:32:42
Fredrich Yunadi
Advertisement

Pengacara Fredrich Yunadi sudah dipecat oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) lantaran melanggar kode etik advokat. Tetapi Fredrich berkilah bahwa dirinya masih jadi advokat dan anggota Peradi.

"Sampai sekarang saya masih advokat, saya masih Peradi," kata Fredrich Yunadi di ruang sidang pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat,Kamis (8/2).

Dia menilai banyak pengacara yang dengki dengannya lantaran tidak bisa berkesempatan berbicara di media. "Banyak pengacara dengki karena tidak punya kesempatan bicara di sini, saya ribuan kali diwawancara, itulah mengapa mereka iri," kata Fredrich.

Advertisement

Dia mengklaim mendapat honor Rp 400 miliar diduga melanggar kode etik. Tetapi rekannya yang mendapat honor 2 juta USD tidak dikenakan kode etik.

"Kebenaran tidak akan pernah dibungkam. Saya dapat 400 miliar pun itu hak saya, apakah kode etik advokat hanya 2 juta seperti mereka yg baru lulus. Rekan saya fee nya 2 juta dollar, kenapa tidak tanya," kata Fredrich.

Diketahui sebelumnya, Dewan Kehormatan Daerah Perhimpunan Advokat Indonesia Jakarta tertanggal 2 Februari 2018 memutuskan memberhentikan keanggotaan Fredrich Yunadi.

Advertisement

Baca juga:
KPK bantah tudingan Fredrich terkait paksaan cabut kuasa dan ancaman keluarga
Fredrich Yunadi jalani sidang perdana di Tipikor
Soal tudingan dakwaan palsu, KPK pilih fokus pembuktian kasus Fredrich
Fredrich Yunadi cabut permohonan praperadilan di PN Selatan
KPK kembali periksa anak buah Fredrich Yunadi untuk tersangka dr Bimanesh

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.