LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kisah Sara, penganyam bambu yang bermimpi jadi pengusaha

Bakul yang terbuat dari anyaman bambu itu dia jajakan ke Bekasi, Tangerang hingga menyeberang ke Lampung

2015-02-10 01:02:00
Kisah Inspiratif
Advertisement

Hidup berkecukupan dengan penghasilan tak menentu, tidak membuat seorang pengrajin anyaman bakul, Sara (40), berhenti menjalani profesinya tersebut.

Sara sudah 15 tahun menjadi pengrajin anyaman bambu. Penghasil sepekan sekitar Rp 150 ribu.

"Penghasilan enggak tentu. Paling dapat Rp 50 ribu sehari, kalau dihitung seminggu Rp 300 ribu itu pun masih kotor. Bersih-bersihnya Rp 150 ribu seminggu," ujar Sara kepada merdeka.com di Desa Bandung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten, Senin (9/1).

Diceritakan Sara, sebenarnya usaha ini bukan miliknya. Dia tak punya modal meski untuk membeli 1 bambu yang bisa dijadikan 10 anyaman bakul.

"Ini ada yang modalin, makanya kecil pendapatannya, padahal kalau punya 1 bambu aja saya bisa bikin 10 anyaman bakul. Kan lumayan modal cuma Rp 20 ribu kita jual Rp 70 ribu," tuturnya.

Sara menjelaskan, bisanya anyaman bakul karyanya dijajakan ke daerah Bekasi, Tangerang dan Lampung dengan harga Rp 70.000. Biasanya, bakul-bakul itu dikirim per tiga bulan menggunakan 1 truk yang membawa ribuan bakul.

"Pingin banget sih berkembang, dapat perhatian, dapat dana dan pembinaan. Apalagi kita juga kan bikin anyaman ini bener-benar manual gak pakai mesin. Habis gimana harga mesinnya aja mahal Rp 15 juta. Bikin anyaman bakul itu awalnya belah bambu dulu nanti dijemur, baru seminggu jadi" jelas Sara yang merupakan warga Kampung Buyung tersebut.

Baca juga:
Video balita tanpa kaki asyik breakdance bikin haru dunia
Berkat kerja keras, petugas SPBU bisa punya harta Rp 101 M
Suatmawati berhati mulia, sejak SMP mengabdi di panti sosial
Cerita perjuangan hidup pedagang jamu renta bersama tiga anaknya
Kisah sekolah anak jalanan bertembok peti kemas di Depok
Tak mau jadi pengangguran, nenek 72 tahun tetap gigih bekerja
Nasib Adi terombang ambing bak kapal getek yang tergerus zaman

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.