Kisah Djamari Chaniago Jadi Pangkostrad Gantikan Johny Lumintang yang Hanya Menjabat 17 Jam
Sebelum dilantik menjadi Menko Polkam, Djamari Chaniago malang melintang berkarier di dunia militer.
Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen (purn) Djamari Chaniago menjadi Menko Polkam menggantikan Budi Gunawan. Pelantikan Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam dilakukan Prabowo di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/9). Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 96 P Nomor Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Negeri Negara Kabinet Merah Putih periode Tahun 2024-2029.
Sebelum dilantik menjadi Menko Polkam, Djamari Chaniago malang melintang berkarier di dunia militer. Perwira tinggi Angkatan Darat ini menyudahi karirnya di TNI sebagai kepala staf umum (Kasum) TNI dengan pangkat bintang tiga di pundak atau Letnan Jenderal.
Saat masih aktif berdinas, Djamari Chaniago mendapat amanah menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Kala itu, Djamari menggantikan seorang Pangkostrad yang hanya menjabat selama 17 jam. Ada sebuah kisah saat Djamari diamanahi jabatan sebagai Pangkostrad. Penasaran dengan kisah Djamari Chaniago di TNI?
Gantikan Pangkostrad yang Hanya Menjabat 17 Jam
Usai Presiden Soeharto lengser, persaingan antara Wiranto dan Pangkostrad Prabowo Subianto memanas. Wiranto dan Prabowo pun berusaha mendekati Presiden BJ Habibie.
Kivlan Zen mengaku bersama Muchid PR, diperintah oleh Prabowo untuk menemui BJ Habibie. Tetapi, usaha tersebut tak berhasil. Kala itu, BJ Habibie akhirnya memilih Wiranto tetap sebagai Panglima ABRI.
Kivlan Zen mencatat pada tanggal 22 Mei 1998 tepatnya pukul 19.00 WIB, Prabowo Subianto dicopot sebagai Pangkostrad. Kemudian selang beberapa hari setelah sang mertua lengser, Prabowo digantikan oleh Johny Lumintang.
Akan tetapi, Johny Lumintang hanya menjabat sebagai Pangkostrad selama 17 jam. Kemudian, pada 23 Mei pukul 17.00 WIB, jabatan Pangkostrad pun diserahkan kepada Djamari Chaniago.
Selepas menjabat Pangkostrad, Djamari dipercaya menjabat sebagai Wakil Kasad dan Kepala Staf Umum. Setelah itu Lulus Akmil 1971 itu pensiun.