LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kesaksian istri lihat aktivis anti tambang dikeroyok 30 orang

Sebelum peristiwa pengeroyokan itu terjadi, keluarganya sempat didatangi sekitar 20 orang bersenjata celurit.

2015-09-29 01:01:00
Pembunuhan Aktivis Lumajang
Advertisement

Korban penganiayaan kasus tambang pasir Lumajang, Tosan rupanya telah masuk dalam daftar yang sudah diincar oleh para pelaku. Begitu selesai menganiaya dan menghabisi Salim alias Kancil, para pelaku mendatangi rumah ayah tiga anak tersebut.

Istri Tosan, Ati Hariati belakangan mendengar cerita kalau Salim disiksa di Kantor Balai Desa sebelum jasadnya dibuang di jalan. Dia mendengar ada daftar lain yang akan menjadi sasaran para pelaku.

"Jadi setelah mereka mengeroyok Salim kemudian ke rumah saya. Informasinya ada catatan nama orang-orang yang akan dikeroyok oleh Tim 12 ini," kata Ati Hariati di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Senin (28/9).

Suaminya, kata Ati, dianiaya oleh sekitar 30 orang yang disebutnya sebagai Tim 12. Mereka adalah eksekutor pembunuh Salim, sekaligus Tim Sukses kepala desa Selok Awar-Awar Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Ati seorang diri berusaha memberi pertolongan dengan memisah suaminya yang mengalami penganiayaan. Karena keberaniannya, Tosan memiliki kesempatan melarikan diri kendati tetap dikejar-kejar. Peristiwa pengeroyokan suaminya, menurut Ati, berlangsung sekitar 30 menit.

Sementara itu, Ati mengaku kalau sebelum peristiwa pengeroyokan itu terjadi, keluarganya sempat didatangi sekitar 20 orang bersenjata celurit. Mereka meminta agar suaminya menghentikan tuntutannya terkait penutupan tambang.

"Itu sekitar minggu pertama September, mereka mengancam akan membunuh saya dan suami saya jika terus menuntut meminta tambang ditutup," katanya.

Atas kejadian tersebut, Ati melaporkan kejadian tersebut kepada polisi setempat. Namun belum ada tindak lanjut hingga terjadi peristiwa pengeroyokan Sabtu (26/9) lalu, yang menewaskan Salim alias Kancil.

"Sudah saya laporkan ke Polsek tapi kemudian diminta ke Polres Lumajang dan sudah di-BAP, tapi belum ada perkembangan," katanya.

Tosan sendiri kini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang (RSSA). Kata Ati, suaminya sudah sadar, tetapi dilarang banyak bicara oleh dokter. Asupan makanan masih dari selang infus yang dipasang di tangannya.

Baca juga:
Ini pengakuan istri Tosan saat selamatkan suami dari amukan preman
18 Orang jadi tersangka kasus pembantaian sadis Kancil di Lumajang
Polisi abaikan ancaman terhadap Salim dan Tosan sebelum dianiaya
Salim Kancil dikeroyok puluhan orang hingga tewas saat gendong cucu
Unjuk rasa kecam pembunuhan petani yang tolak tambang di Lumajang
Saat Salim Kancil dibantai, warga & perangkat desa ketakutan
Walhi sebut pembunuhan petani di Lumajang karena perusahaan bermain

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.