LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kerap ribut dengan suami, alasan SK aniaya anak kandung hingga tewas

Kerap ribut dengan suami, alasan SK aniaya anak kandung hingga tewas. Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan, dari pengakuan tersangka, penganiayaan tersebut telah cukup lama terjadi, tepatnya sejak tiga bulan terakhir. Alasannya, tersangka tersulut emosi usai bertengkar dengan istrinya.

2016-11-23 13:07:56
Kekerasan pada anak
Advertisement

Setelah sempat menjalani pemeriksaan, SK (23), pelaku penganiayaan anak hingga tewas, akhirnya dihadirkan kepada media. Terungkap, pelaku berbuat keji terhadap anak kandungnya, Brayn Aditya Fadhilla (4), lantaran kesal sering berantem dengan suaminya, Salbani (30).

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan, dari pengakuan tersangka, penganiayaan tersebut telah cukup lama terjadi, tepatnya sejak tiga bulan terakhir. Alasannya, tersangka tersulut emosi usai bertengkar dengan suaminya.

"Ada bekas luka karena dianiaya tersangka. Ini menunjukkan penganiayaan sudah berlangsung cukup lama," ungkap Maruly, Rabu (23/11).

Sebelumnya, tersangka dan suaminya sempat pisah ranjang lebih dari setahun pada 2014 lalu. Kemudian awal 2016, keduanya sepakat serumah kembali. Namun, kebersamaan mereka justru membuat pertengkaran keduanya makin menjadi.

"Korban menjadi pelampiasan tersangka karena selalu bertengkar dengan suaminya. Begitu dimarahi suami, tersangka menganiaya korban," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, terungkapnya kasus pembunuhan terhadap Brayn setelah ibunya, SK, melapor ke polisi dengan alasan mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya. Setelah diinterogasi, pelaku SK barulah mengakui dia baru saja menghabisi anaknya.

Kedatangan pelaku SK ke Mapolresta Palembang, Senin (21/11), sekitar pukul 15.00 WIB. Sementara peristiwa pembunuhan terhadap korban diperkirakan sekitar empat jam sebelumnya.

Begitu mendatangi TKP, petugas mendapati korban telah terbujur kaku di atas kasur kamar. Setelah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel. Di tubuhnya terdapat banyak memar-memar karena ditendang ibunya.

Baca juga:
AC jadi tersangka penganiaya anak pembantu berdasarkan visum korban
Izin bermain, bocah ditemukan ibunya lagi nangis kondisi telanjang
Majikan aniaya anak pembantu di Yogya dijerat UU Perlindungan Anak
Majikan penganiaya anak pembantu mencoba melarikan diri
Keluarga histeris saat hadiri rekonstruksi pembunuhan bocah Adnan
Usai bunuh anak kandung, SK lapor polisi ngaku korban KDRT suami
Polda DIY tetapkan AC tersangka kasus penganiayaan anak pembantu

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.