Kerabat klaim tak tahu keberadaan eks Wali Kota Depok Nur Mahmudi
Kerabat klaim tak tahu keberadaan eks Wali Kota Depok Nur Mahmudi. Hafidz pun mengaku tidak mengetahui tempat Nur Mahmudi Ismail bersembunyi. Namun, ia mengabarkan mantan Menteri Kehutanan tersebut sedang dalam keadaan sehat.
Keberadaan Nur Mahmudi Ismail, hingga Kamis (30/8) malam tidak diketahui oleh rekan-rekannya. Padahal, Eks Wali Kota Depok itu sudah menyandang status tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan lahan untuk pelebaran jalan di Tapos, Depok, Jawa Barat.
Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Muhammad Hafidz Nasir mengatakan, bantuan hukum untuk Nur Mahmudi Ismail terhambat lantaran komunikasi belum terjalin.
"Saya bicara atas nama Ketua DPD PKS Kota Depok. Nanti kami akan koordinasi dengan Pak Nur Mahmudi Ismail untuk membahas kasus ini. Tetapi sampai saat ini saya belum menghubungi beliau karena saya baru pulang dari Makassar," kata dia saat dihubungi, Kamis (30/8).
Hafidz pun mengaku tidak mengetahui tempat Nur Mahmudi Ismail bersembunyi. Namun, ia mengabarkan mantan Menteri Kehutanan tersebut sedang dalam keadaan sehat.
"Kalau dibilang misterius (posisinya), saya tidak tahu. Yang jelas kondisi beliau sehat walafiat. Memang kemarin sempat sakit, tetapi sekarang sudah pulih dan bisa bisa beraktifitas kembali," terang dia.
Selain Ketua DPD PKS, Mantan rekannya yang kini menjadi Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad, juga mengaku tidak mengetahui keberadaan Nur Mahmudi Ismail. Terakhir, pertemuan terjadi 17 Agustus lalu.
"Waktu itu beliau (Nur Mahmudi) datang dengan mantan wali kota Depok yang lain ke peringatan HUT RI di Balai Kota," tukas dia.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Jadi tersangka pelebaran Jl Nangka, Harry Prihanto masih berstatus PNS Depok
Sudah dianggarkan, Nur Mahmudi minta pengembang apartemen danai pelebaran Jl Nangka
Nur Mahmudi jadi tersangka, warga syukuran tabur bunga & gunduli kepala
Begini modus korupsi Rp 10 M yang menjerat eks Wali Kota Depok Nur Mahmudi
Polisi ngaku usut kasus Nur Mahmudi sejak November 2017, sudah 80 saksi diperiksa