Kepala Kemenag Pagaralam bantah sodomi lima santrinya
Kanwil Kementerian Agama menyerahkan kasus itu sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Kepala Kemenag Pagaralam yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Fatah, Kabupaten Lahat, RF, membantah telah melakukan pelecehan seksual terhadap lima santrinya. Hal itu terungkap dari investigasi yang dilakukan tim dari Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel.
Kepala Kanwil Kemenag Sumsel Hambali mengungkapkan, RF yang sudah ditetapkan polisi sebagai tersangka, ngotot membantah telah menyodomi seperti tuduhan orangtua korban kepadanya.
"Kami sudah investigasi, kata dia tidak pernah melakukan sodomi. Itu hanya fitnah. Tapi, ini keterangannya kepada tim investigasi dari Kemenag Sumsel," ungkap Hambali kepada merdeka.com, Rabu (7/5).
Dikatakannya, RF tokoh terkemuka di Kabupaten Lahat. Apalagi, sehari-hari RF menghabiskan waktunya untuk dakwah Islam.
"Ya setahu kami, dia (RF) tidak ada masalah. Setelah pulang kantor, dia ke masjid terus," kata dia.
Meski demikian, Hambali menyerahkan kasus itu sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Sebab, pihaknya tidak berwenang mencampuri urusan hukum yang sedang berjalan.
"Yang kami pegang hanya praduga tak bersalah," tukasnya.
Baca juga:
Siswi SD di Pondok Rangon diduga dicabuli guru di toilet
Polda Riau catat ada 102 pelaku dan 104 korban pencabulan anak
Korban sodomi Kepala Kemenag tak lapor takut tak naik kelas
Polres Jaksel terima ratusan laporan pelecehan seksual anak
KPAI minta pelaku kekerasaan seksual dihukum maksimal