Siswi SD di Pondok Rangon diduga dicabuli guru di toilet
Merdeka.com - Kasus pelecehan seksual terhadap anak seakan tak pernah habis. W (10), murid kelas III SDN di Pondok Rangon, Jakarta Timur, diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh guru kelasnya berinisial M (52).
Mi (40), orangtua korban mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 30 April 2014 lalu. Sang ibu curiga, saat melihat anak perempuannya berjalan mengangkang saat pulang sekolah.
"Jadi pas pulang dia jalannya mengangkang. Saya tanya dia bilang digigit semut. Esok harinya dia baru mengeluh kemaluannya sakit, pas saya lihat ternyata sudah bengkak," ujar Mi saat ditemui di kediamannya, Rabu (7/5).
Mi mengatakan, dirinya pun curiga melihat luka yang ada pada kemaluan korban. Menurut pengakuan sang anak, tindak pelecehan seksual tersebut dilakukan oleh guru kelasnya sendiri.
"Karena anak saya masih kecil dia gak bisa cerita gimana kejadianya. Saya tanya terus, tapi dia nyebut nama gurunya. Bilangnya di toilet sekolah. Saya ulang terus pertanyaannya dan jawabannya tetap sama," ucapnya.
Ibu korban yang sehari-hari hanya buruh cuci ini tak menyangka jika perbuatan itu dilakukan oleh sang guru yang seharusnya melindungi anaknya di sekolah. "Saya juga gak yakin. Soalnya anak saya gak bisa cerita gimana kejadiannya. Tapi anak saya trauma dan gak mau masuk sekolah," paparnya.
Untuk membuktikan, dugaan pelecehan seksual tersebut, Mi pun langsung membawa anaknya ke bidan terdekat untuk diperiksa. Saat diperiksa oleh bidan tersebut. Mi pun diminta untuk memeriksanya ke RS Ibu dan Anak yang terletak tak jauh dari lokasi rumahnya.
"Kata dokter ini luka akibat penganiayaan, saya disarankan membawa anak saya untuk divisum, dan melaporkan hal itu ke pihak polisi,". Ungkapnya.
Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Didik Sugiarto mengaku telah mendapat informasi adanya dugaan kekerasan seksual yang dilakukan guru tersebut. Saat ini, kata Didik, pihaknya masih mendalami dan mengembangkan kasus ini.
"Kami sudah mendapat informasi mengenai ini dan sedang menyelidikinya secara proaktif," katanya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya