Kekerasan terulang lagi, Ridwan Kamil minta IPDN introspeksi
Ridwan menyatakan, perilaku kekerasan seperti itu sudah tidak diperlukan pada masa kini.
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menyesalkan peristiwa kekerasan kembali terulang di Institusi Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Emil, sapaan akrabnya, meminta lembaga itu menilai diri kembali soal tindak kekerasan yang berulang.
"IPDN introspeksi diri. Apakah karena pribadi oknum siswa atau memang situasi yang membuat suasana kurang kondusif," kata Ridwan kepada merdeka.com, di Bandung, Senin (30/11).
Ridwan menilai, lembaga pendidikan sudah seharusnya fokus pada pembangunan. Bukan hal-hal sepele atau mengurusi kekerasan.
"Saya harap enggak terulang. Kita konsentrasi membangun, bukan hal sepele yang kaya gitu," ujar Ridwan.
Ridwan meminta tindakan tegas diambil, dan kejadian serupa tidak terulang.
"Harus diambil tindakan tegas tapi saya dengar sudah diambil tindakan oleh rektor. Saya harap enggak terulang," ucap Ridwan.
Baca juga:
'Keramat' tangga seribu pemicu penganiayaan di IPDN cuma mengada-ada
Gubernur Jabar tak mau lagi dengar ada kekerasan di IPDN
Kasus penganiayaan taruna Akmil di IPDN, Mendagri bentuk tim kecil
Kasus pemukulan, Mendagri hentikan program kerja sama IPDN - Akmil
Cerita penganiayaan taruna Akmil berujung pemecatan 5 praja IPDN