Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus penganiayaan taruna Akmil di IPDN, Mendagri bentuk tim kecil

Kasus penganiayaan taruna Akmil di IPDN, Mendagri bentuk tim kecil Pemberhentian praja IPDN diduga terkait penganiayaan taruna Akmil. ©2015 merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Dua orang taruna dari akademi militer Magelang, dikabarkan dipukuli oleh lima orang praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) saat menjalankan program kunjungan taruna di kampus IPDN, Sumedang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Pemukulan ini dilatarbelakangi tidak terimanya praja IPDN karena taruna Akmil berfoto di tangga seribu kampus IPDN.

Lima praja IPDN yang melakukan pemukulan langsung diberhentikan dengan tidak hormat. Program kerja sama antara IPDN dan Akmil juga tengah dievaluasi.

Tak cuma itu, Mendagri Tjahjo Kumolo juga telah menunjuk tim kecil untuk melakukan evaluasi dan klarifikasi kepada rektor, wakil rektor dan beberapa pejabat pengasuh.

"Dalam waktu 3 hari kerja harus ada laporan kepada Mendagri/tim," katanya dalam pesan singkat, Senin (30/11).

Menurutnya, tim kecil tersebut beranggotakan sejumlah orang, yakni; Ketua Dr Yuswandi, anggota; Prof Zudan, Mayjen TNI Sudarmo, Prof Djohermansyah, Dr Hasibuan, Sigit SH karo hukum, 2 orang staf ahli Mendagri, dan Kapuspen.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP