LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kejagung dan Abpednas Perkuat Kerja Sama Kawal Dana Desa dan Program Makan Bergizi Gratis

Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Abpednas menjalin kerja sama strategis mengawasi dana desa dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), memastikan transparansi dan efektivitas program pemerintah.

Sabtu, 30 Mei 2026 23:01:49
kejagung abpednas
Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Abpednas menjalin kerja sama strategis mengawasi dana desa dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), memastikan transparansi dan efektivitas program pemerintah. (AntaraNews)
Advertisement

Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) telah memperkuat kerja sama strategis. Kolaborasi ini berfokus pada pengawasan intensif terhadap penggunaan dana pembangunan desa serta implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Inisiatif ini bertujuan memastikan efektivitas dan akuntabilitas program-program vital pemerintah.

Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM-Intel), Reda Manthovani, yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas Abpednas, menegaskan pentingnya sinergi ini. Ia menyampaikan bahwa kerja sama ini akan membantu kejaksaan dalam mengawasi pengelolaan keuangan desa. Selain itu, program pemerintah dapat berjalan tepat sasaran hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.

Penguatan kerja sama ini diumumkan dalam kegiatan Optimalisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) di Gedung Wanita Kabupaten Karanganyar, Jumat (29/5). Acara tersebut juga mencakup pengukuhan DPD–DPC Abpednas Jawa Tengah. Langkah ini menandai komitmen bersama untuk mencegah potensi penyimpangan sejak dini dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Mendorong Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Dana Desa dan MBG

Reda Manthovani menekankan bahwa pengawasan program pemerintah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Keterlibatan langsung masyarakat justru sangat krusial untuk mencegah penyimpangan sejak awal. Setiap produk atau program yang dijalankan perlu diawasi secara cermat oleh warga.

Advertisement

Melalui program seperti Jaga Desa dan Jaga Dapur MBG, masyarakat diberikan platform untuk berperan aktif. Jika ditemukan kualitas produk yang tidak sesuai standar atau pelayanan yang buruk, warga didorong untuk melaporkannya. Ini adalah bentuk transparansi yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas implementasi program.

Keterlibatan masyarakat secara langsung ini menjadi pilar utama dalam upaya pengawasan. Dengan demikian, potensi penyalahgunaan dana atau ketidaksesuaian pelaksanaan program dapat segera terdeteksi. Hal ini sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.

Advertisement

Mekanisme Pelaporan Transparan Melalui Badan Gizi Nasional

Untuk mempermudah pengawasan, masyarakat dapat memanfaatkan fitur laporan yang terintegrasi. Fitur ini dirancang khusus untuk melaporkan berbagai temuan terkait kualitas program MBG. Laporan tersebut akan terhubung langsung dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Proses pelaporan dirancang agar mudah diakses, memungkinkan pelapor mengunggah bukti berupa foto apabila menemukan produk berkualitas buruk. Selain itu, laporan juga bisa mencakup pelayanan yang tidak sesuai standar yang telah ditetapkan. Ini memastikan adanya bukti konkret untuk setiap aduan.

Setiap laporan yang masuk melalui sistem ini akan segera diteruskan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti secara serius. Tindak lanjut tersebut mencakup investigasi mendalam serta kemungkinan pemberian sanksi tegas. Sanksi ini akan diberikan kepada penyedia layanan yang terbukti melanggar ketentuan yang berlaku.

Mewujudkan Transparansi dan Pembangunan Desa yang Berkualitas

Selain fokus pada program MBG, Abpednas juga memberikan perhatian besar terhadap penggunaan dana pembangunan desa. Organisasi ini berupaya memastikan bahwa setiap alokasi dana desa dimanfaatkan secara optimal. Tujuannya adalah untuk kepentingan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Reda Manthovani mengungkapkan harapan besar agar setiap kebijakan dan program yang digagas di tingkat pusat dapat terealisasi seratus persen di tingkat bawah. Ini mencerminkan komitmen untuk mengurangi kesenjangan implementasi antara kebijakan dan realitas di lapangan.

Sinergi antara Kejaksaan Agung, Abpednas, dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu meningkatkan transparansi. Kolaborasi ini juga bertujuan untuk mendorong kualitas pembangunan desa di seluruh Indonesia. Upaya ini merupakan langkah konkret menuju desa yang mandiri dan sejahtera.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Ratusan Peserta Meriahkan Kontes Ikan Hias Banjarmasin Wali Kota Cup 2026
  • Dinkes Tanjungpinang: Imunisasi Campak Efektif Cegah Penyebaran Penyakit
  • Pemkab Bangka Barat Perkuat Pelestarian Tradisi Ziarah Kute Seribu, Jaga Warisan Budaya dan Silaturahmi
  • DPRD Gorontalo Utara Dukung Rumput Laut Jadi Menu Makan Bergizi Gratis, Tingkatkan Gizi Anak dan Ekonomi Lokal
  • Wabup Banggai: MUI Berperan Krusial Perkuat Moderasi Beragama
  • badan gizi nasional
  • dana desa
  • jaga dapur mbg
  • jaksa garda desa
  • kejagung abpednas
  • konten ai
  • makan bergizi gratis
  • merdekaantara
  • pembangunan desa
  • pengawasan program pemerintah
  • reda manthovani
  • transparansi
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.