Kecelakaan Maut Menewaskan 11 Orang di Purworejo Diduga Karena Truk Alami Rem Blong saat Jalan Menurun
Kecelakaan maut yang melibatkan truk dump dan angkot di Kalijambe, Purworejo, Jawa Tengah diduga karena rem truk tidak fungsi saat melintas jalan menurun
Kecelakaan maut yang melibatkan truk dump dan angkot di Kalijambe, Purworejo, Jawa Tengah diduga karena rem truk tidak fungsi saat melintas jalan menurun di jalur utama. Kecelakaan tersebut menewaskan 11 orang
"Seluruh korban berasal dari Magelang, dan saat ini sudah teridentifikasi. Dua korban luka dirawat di dua rumah sakit di Purworejo," kata Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman, Rabu (7/5).
Kejadian bermula ketika truk bernopol B 9970 BYZ yang dikendarai Ladis (49), warga Bojonegoro, Jawa Timur melaju dari arah Magelang menuju Purworejo. Sesampainya di lokasi, laju truk tak terkendali dan oleng menabrak angkot yang dikemudikan Edy Sunaryo, warga Kabupaten Magelang.
"Tepatnya di perbatasan Kecamatan Bener, pada saat turun truk akan menyalip, tetapi tidak bisa dikendalikan hingga tabrak angkot. Untuk sementara keterangan adalah rem yang tidak bisa dikendalikan,” ungkapnya.
Petugas masih melakukan evakuasi kendaraan di lokasi kejadian. Evakuasi perlu kehati-hatian mengingat kondisi medan jalan menurun dan sempat diguyur hujan.
Polisi juga mendampingi dan memberikan konseling terhadap para korban selamat maupun keluarga korban yang meninggal dalam kecelakaan tersebut.
"Ini sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap korban, hal ini merupakan upaya Polri memberikan dukungan moril dan memulihkan kesehatan mental para korban," jelasnya.
Polisi mengimbau pengemudi untuk berhati-hati dalam berkendara, terlebih saat melintasi jalan menurun tajam. Pihaknya meminta pemilik armada untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum beroperasi.
Sebagai langkah lanjutan, Polda Jateng bersama instansi terkait akan memperketat pengawasan terhadap kelayakan angkutan barang yang melintasi wilayah Jawa Tengah.
"Kami akan terus bersama stakeholder terkait untuk melakukan pengawasan dan pengetatan, khususnya terhadap angkutan kendaraan berat yang beroperasi di Jawa Tengah," ujarnya.
Daftar Korban Jiwa
Berikut daftar 11 korban meninggal dunia, semuanya berasal dari Kabupaten Magelang:
1. Aulia Anggi Praktiwi (26) – Dusun Ngadiretno, Tamanagung, Muntilan
2. Divya Kreswinannda (25) – Mertoyudan, Mantenan
3. Isna Hayati (27) – Mendut, Mungkid
4. Naely Nur Sadiyah (23) – Jenis Srambianak, Mungkid
5. Finna Mukarromah (28) – Rambeanak, Mungkid
6. Nely Suroya – Gamol, Paremono, Mungkid
7. Melani Septiani (26) – Ambartawang, Mungkid
8. Edy Sunaryo (71) – Ngrajeg, Mungkid (diduga sopir angkot)
9. Naqi Umi Rohmah (27) – Sarangan, Rambeanak, Mungkid
10. Siti Khur Fatonah (27) – Giritengah, Borobudur
11. Hesti Nurngaini Rahayu (24) – Jowahan, Wanurejo, Borobudur
Sementara korban luka dirawat di 2 rumah sakit yang terdiri dari: RS Islam Purworejo:
2 orang pemilik rumah :
Paiman (60) dan Umiyatun (53) warga Desa Kalijambe Kec. Bener, Purworejo
3 orang penumpang Kopada
Mila Mudianawati (26) – Banjarnegoro, Mertoyudan, Ayu Salwa (24) – Bligo, Ngluwar, Sufita (24) – Perumahan Nogosari Land
RSUD dr. Tjitrowardojo: Sopir truk
Ladis (48), – Kanor, Bojonegoro, Jawa Timur.