LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. NASIONAL

Kebijakan Donald Trump Ini Berpotensi Berdampak ke Indonesia

Tim khusus dibentuk Kementerian HAM untuk mengantisipasi adanya dampak tersebut.

Sabtu, 25 Jan 2025 16:19:42
donald trump
Menteri HAM, Natalius Pigai, meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) menaati UU Perkawinan terkait poligami, menanggapi polemik Pergub DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2025 tentang izin poligami untuk ASN. (© 2025 Antaranews)
Advertisement

Kebijakan Presiden Amerika Donald Trump terkait deportrasi massal imigran bermasalah, berpoten berdampak ke Indonesia. Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemen HAM) membentuk tim khusus sebagai langkah antisipasi kebijakan Presiden Amerika itu.

Menurut Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai, tim dibentuk bernama Tim Perlindungan Warga Negara melalui Dirjen Pelayanan dan Kepatuhan.

"Tim tersebut akan membantu Kementerian Luar Negeri RI dan bekerja sama dengan Kementerian Imigrasi, agar memastikan perlindungan terhadap WNI yang mungkin terkena dampak kebijakan tersebut," kata Pigai dalam siaran pers diterima, Sabtu (25/1).

Pigai mengaku, saat kampanye Pilpres AS dirinya mendapatkan informasi ada WNI yang mulai resah terutama yang surat-surat keimigrasiannya bermasalah. Karenanya, keputusan politik Presiden AS Donald Trump harus diantisipasi lebih awal.

Advertisement

"Karena bukan tidak mungkin akan ada WNI kita yang terkena," wanti Pigai.

Pigai meyakini, tim dibentuknya bisa ikut membantu Kemenlu dan berkoordinasi dan Kementerian Imigrasi dalam memfasilitasi WNI. Khususnya WNI yang tinggal di Amerika Serikat dengan status kependudukan bermasalah.

Advertisement

"Misalnya ada yang menetap dengan bekal visa turis, atau menggunakan modus pencari suaka politik tetapi ternyata dokumennya palsu," jelas.

"Ini kejadiannya ada yang terkait WNI kita juga. Jadi kami ingin memastikan sebelum ini terjadi kita antisipasi lebih awal," imbuhnya menandasi.

Sebagai informasi, Presiden AS Donald Trump kembali menegaskan janji kampanye politiknya untuk melakukan deportasi yang disebut Trump sebagai yang terbesar dalam sejarah.

Advertisement

Sehari sebelum acara pelantikannya sebagai presiden Amerika Serikat, di hadapan ribuan pendukungnya di Washington pada Minggu, 19 Januari 2025, dia akan memberlakukan pengetatan sektor imigrasi pada hari pertama dia berkantor.

Berita Terbaru
  • Survei Poltracking: 75,4 Persen Publik Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo di Bidang Kesehatan
  • Direktur Utama BRI Hery Gunardi Sebut Adopsi Kecerdasan Buatan Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
  • Dendam karena Ibu Dihina, Pemuda di OKU Selatan Tega Habisi Nyawa Tetangganya
  • Reaksi Bupati Gowa Banyak Jemaah Haji Berpakaian 'Nyentrik' Usai Tiba dari Tanah Suci
  • Draf RUU Polri Usulkan Masa Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang hingga Usia 63 Tahun
  • berita update
  • donald trump
Artikel ini ditulis oleh
Editor Yacob Billiocta
M
Reporter Muhammad Radityo Priyasmoro
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.