Kasus kematian Deudeuh, Kabareskrim janji berantas prostitusi online
Tim Cyber Crime Polri saat ini sudah melakukan pemetaan, di mana saja lokasi prostitusi online tersebut dilakukan.
Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Budi Waseso mengatakan, akan menindak tegas prostitusi online yang kian marak di Indonesia. Budi mengaku, dirinya telah memerintahkan Tim Cyber Crime Polri untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
"Kita ada unit cyber, saat ini sudah kita telisik kita ikuti saat ini. Dan kita sedang mencari cara untuk mengantisipasinya," kata Budi Waseso, usai menghadiri uji kelayakan Kapolri, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4).
Dia melanjutkan, Tim Cyber Crime saat ini sudah melakukan pemetaan, di mana saja lokasi prostitusi online tersebut dilakukan. Dari hasil penyelidikan sementara, Budi mengaku sudah mendata beberapa tempat yang sering menawarkan prostitusi online.
"Sudah mulai ada beberapa yang ditarget. Dari kejadian kasus ini (Deudeuh) kita sudah mulai tahu bagaimana jaringan ini menjalankan bisnis prostitusi online tersebut. Karena ini termasuk modus baru dan ini oleh Polri masih dipelajari kita dalami dan besok modusnya itu akan kita ikuti," paparnya.
Budi mengatakan, apabila ada masyarakat yang mengetahui sistem kerja prostitusi online tersebut segera dilaporkan ke pihak polisi untuk ditindaklanjuti.
"Kami harap ada kerjasama masyarakat, segera laporkan ke kami kalau mengetahui itu. Khususnya Tim Cyber Crime terus memetakan modusnya seperti apa," tandasnya.
Baca juga:
Kasus Deudeuh, Ahok sebut pemilik kos, RT/RW harusnya awasi penghuni
Kematian Deudeuh ungkap parahnya prostitusi online
Kronologi lengkap pembunuhan Deudeuh, dipesan hingga pelaku dibekuk
Cerita miris PSK dihabisi gara-gara pelanggan tersinggung
Gaya genit pembunuh Deudeuh saat cari 'mangsa' di dunia maya
5 Fakta mengejutkan sosok Prio Santoso, tersangka pembunuh Deudeuh
Keluarga tak yakin Prio pembunuh Deudeuh karena tak bisa dihubungi