Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kematian Deudeuh ungkap parahnya prostitusi online

Kematian Deudeuh ungkap parahnya prostitusi online Deudeuh Alfisahrin. ©2015 merdeka.com

Merdeka.com - Beberapa hari terakhir, kabar tewasnya wanita penghibur Deudeuh Alfisahrin, cukup menyedot perhatian publik. Wanita berambut panjang itu ditemukan tewas dalam keadaan bugil dengan leher terjerat tali, mulut tersumpal kaos kaki dan tubuhnya tertutup selimut.

Pelaku menghabisi Deudeuh di indekos korban di kawasan Jalan Tebet Utara, Jakarta Selatan. Belakangan, diketahui pelaku adalah pelanggan yang sedang memakai jasa Deudeuh untuk melayani birahinya.

Terungkapnya profesi Deudeuh sebagai penjaja cinta esek-esek karena dalam akun Twitter-nya @tataa_chubby(NO DP) jelas tertulis soal biodata singkat yang menggambarkan fisiknya. Semisal usianya 25 tahun, tinggi 168 cm, berat badan 65 kg dan 34 ukuran branya.

Untuk memudahkan pelanggan mem'booking', dia juga menyertakan nomor ponselnya. Termasuk tarif untuk sekali bercinta Rp 350 ribu juga diposting agar para tamu tak seenaknya membandrol harga murah.

Sebenarnya, bisnis yang digeluti Deudeuh bukan hal baru di dunia maya. Dalam penelusuran merdeka.com, akun-serupa yang menawarkan jasa prostitusi secara online belakangan justru sedang ramai berseliweran. Tak cuma di Twitter, di Facebook pun banyak. (mdk/efd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP