Kasad marah anggota TNI bakar kantor polisi di OKU
"Saya terkejut dan jujur saya katakan tidak happy," kata Kasad Jenderal TNI Pramono Edhie.
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo sudah mengetahui situasi terkini, soal ulah anggotanya menyerang dan membakar Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Palembang. Pramono marah saat mengetahui peristiwa itu.
"Saya dapat laporan saat memberi pengarahan di Makostrad, saya terkejut dan jujur saya katakan tidak happy," kata Pramono di Mabes AD Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (7/3).
Suasana Kota Baturaja cukup mencekam, karena banyak polisi mengungsi ke kantor Polisi Militer (PM) di dekat mes dosen Universitas Baturaja.
Situasi semakin tidak terkendali. Ratusan warga memanfaatkan peristiwa tersebut, untuk menjarah makanan dan minuman yang ada di Mapolres OKU.
Keadaan saat ini, petugas sudah melakukan pemadaman pada beberapa bagian gedung yang terbakar. Polisi Militer Kodam Sriwijaya turun tangan mengusut kasus pembakaran Mapolres OKU.
Baca juga:
Pembakaran Markas Polres OKU, belasan motor hancur lebur
Kapolri minta Panglima TNI tindak tegas pembakar Mapolres OKU
Ini rombongan TNI saat serang Polres OKU
Ratusan warga tonton pembakaran Polres OKU oleh anggota TNI
Pembakaran Polres OKU oleh anggota TNI dari Yon Armed 15