Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ratusan warga tonton pembakaran Polres OKU oleh anggota TNI

Ratusan warga tonton pembakaran Polres OKU oleh anggota TNI warga tonton pembakaran Polres OKU. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota TNI mengamuk dan membakar Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan. Saat melakukan penyerangan para tentara membekali diri dengan senjata tajam dan senjata api.

Aksi para anggota TNI ini sempat membuat situasi mencekam. Meski begitu, ratusan warga yang penasaran berkumpul di tepi-tepi untuk peristiwa tersebut.

Kini situasi berangsur-angsur sudah dapat dikendalikan. Api yang melumat bangunan polres berhasil dipadamkan. Sejumlah aparat disiagakan untuk mengantisipasi adanya keributan susulan.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo langsung menerjunkan tim investigasi untuk mengusut pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan yang dilakukan puluhan personel TNI.

"Barusan saya berangkatkan satu tim investigasi dengan helikopter agar cepat sampai dan segera diketahui hasil investigasinya," kata Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo di Mabes AD, Jakarta, Kamis (7/3).

Seperti diketahui, puluhan personel TNI pagi tadi membakar Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan. Akibat aksi brutal itu, tiga anggota Polres Ogan Komering Ulu mengalami luka akibat ditusuk dengan senjata tajam oleh personel Satuan Armed (Artileri Medan) TNI.

Aksi brutal personel TNI itu dipicu atas penembakan yang dilakukan polisi kepada Pratu Heru Octavianus (sebelumnya ditulis Hery) karena melanggar lalu lintas. Saat itu, terjadi kejar-kejaran antara polisi dengan Pratu Hery yang tak berhenti saat diberhentikan polisi karena melanggar lalu lintas.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP