Karena Diteriaki Maling Pelaku Pembunuh Guru PPPK Panik, Tangan dan Kaki Diikat hingga Mulut Dibekap
Seorang guru perempuan yang baru lulus PPPK di OKU, Sumatera Selatan, tewas dibunuh tetangganya. Pelaku sempat kabur ke Ogan Ilir sebelum ditangkap polisi.
Seorang guru wanita yang baru lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ditemukan tewas di kamar indekosnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel).
Polisi telah menangkap pelaku pembunuhan guru yang malang itu. Pelakunya berinisial SY (27). Ia diketahui tinggal tidak jauh dari tempat indekos korban.
Menurut Kapolres OKU AKBP Endro Ariwibowo, peristiwa nahas itu terjadi bermula saat seorang pria berinisial RK (29) masuk ke area indekos korban pada Rabu (19/11) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, korban sudah lebih dulu berangkat mengajar.
Tersangka semula berniat bersembunyi di kamar kosong. Lalu tiba-tiba ia memanjat ke atas plafon. Setelah kondisi dirasa aman, pelaku turun dan masuk ke kamar korban. Di sana, SY sempat beristirahat.
Diteriaki Maling
Kemudian pada siang harinya, sekitar pukul 13.00 WIB, korban pulang ke indekos dan mendapati tersangka berada di dalam kamarnya.
Spontan korban pun berteriak maling. Teriakan itu ternyata membuat SY panik. Ia pun berusaha membungkam mulut korban karena takut ketahuan.
“Mulut korban dibekap hingga tewas,” ungkap Endro.
Dalam aksinya, tersangka mengikat tangan korban menggunakan dasi pramuka, serta mengikat kaki dengan jilbab miliknya. Tak hanya itu saja, mulut korban pun dibekap menggunakan pakaian hingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Setelah itu, tersangka membawa kabur ponsel, lalu melarikan diri ke rumah orang tuanya di Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir.
Polisi yang melakukan penyelidikan berhasil melacak keberadaan pelaku dan melakukan penangkapan setelah menemukan barang bukti yang menguatkan keterlibatannya.