Kapolri Imbau Pengelola Prioritaskan Keselamatan Wisata Lebaran 2026
Menjelang libur panjang Idul Fitri 2026, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya Keselamatan Wisata Lebaran, khususnya di destinasi air, untuk menjamin keamanan pengunjung.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan imbauan serius kepada seluruh pemilik dan pengelola tempat wisata, terutama wisata air, untuk memastikan aspek keselamatan pengunjung. Imbauan ini disampaikan menjelang libur panjang Lebaran 2026 yang diperkirakan akan menarik banyak wisatawan. Fokus utama adalah pada persiapan alat keselamatan dan pembatasan kapasitas pengunjung.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri usai meninjau Posko Terpadu Lebaran 2026 di Medan, Sumatera Utara, pada Jumat malam, 20 Maret 2026. Peninjauan ini merupakan bagian dari persiapan pengamanan menyeluruh untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama periode libur Idul Fitri. Kapolri menekankan pentingnya perhatian ekstra terhadap keselamatan masyarakat.
Mengingat momen libur nasional selalu dimanfaatkan banyak orang untuk berwisata, termasuk ke tempat-tempat wisata air, perhatian terhadap standar keamanan menjadi krusial. Kapolri secara khusus meminta pengelola untuk memastikan bahwa keselamatan para pengunjung wisata air dapat benar-benar diperhatikan dengan baik.
Prioritas Keselamatan di Destinasi Wisata Air
Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo secara tegas meminta para pengelola wisata air untuk mempersiapkan segala bentuk pengamanan. Hal ini mencakup ketersediaan alat-alat keselamatan yang memadai dan berfungsi dengan baik. Kesiapan ini menjadi kunci untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan selama periode libur Lebaran.
Selain itu, Kapolri juga menyoroti pentingnya memperhatikan kapasitas pengunjung di setiap destinasi wisata. Lonjakan jumlah wisatawan saat libur nasional seringkali menyebabkan kepadatan yang berpotensi mengurangi tingkat keselamatan. Oleh karena itu, pembatasan kapasitas yang ketat harus diterapkan.
"Tolong betul-betul dipastikan untuk keselamatan para masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan wisata, khususnya di wisata air," ujar Kapolri. Penekanan ini menunjukkan komitmen Polri dalam memastikan pengalaman liburan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Pengelola diharapkan tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga memastikan bahwa setiap pengunjung mematuhi protokol keselamatan yang berlaku. Edukasi kepada wisatawan mengenai pentingnya keselamatan juga menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya ini.
Kesiapan Polri Amankan Malam Takbiran dan Libur Lebaran
Dalam kesempatan yang sama, Kapolri juga meninjau langsung pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H secara nasional dari Medan, Sumatera Utara. Peninjauan ini menunjukkan keseriusan Polri dalam mengamankan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri. Kesiapan personel dan koordinasi antarpihak menjadi fokus utama.
Kapolri menegaskan bahwa jajaran Polri bersama seluruh pemangku kebijakan terkait bersiaga penuh untuk memastikan malam kemenangan berjalan aman dan tertib. Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan.
Untuk pengamanan Malam Takbiran, sebanyak 72.016 personel dikerahkan di berbagai titik keramaian. Mereka bertugas menjaga sekitar 1.435 lokasi strategis yang diperkirakan akan dipadati masyarakat. Kesiapan personel ini menunjukkan skala operasi pengamanan yang komprehensif.
"Kami memantau ada sekitar 690.735 masyarakat yang beraktivitas di luar rumah," kata Kapolri, menggambarkan tingginya mobilitas masyarakat. Data ini menjadi dasar bagi strategi pengamanan untuk mengantisipasi potensi kerawanan dan memastikan kelancaran aktivitas warga.
Sumber: AntaraNews