LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolda NTT Dicurhati Pedagang Pasar, Resah Marak Penculikan Anak di Kupang

Menurut Albert Koanak, saat berjualan di pasar dia selalu kuatir tentang keamanan anak maupun cucu-cucunya, sehingga meminta Kapolda dan jajarannya untuk meningkatkan pengamanan di Kota Kupang.

2023-02-03 22:02:00
Penculikan Anak
Advertisement

Jumat Curhat Polda NTT kali ini dilakukan di dalam pasar Inpres Naikoten I Kupang. Kapolda Irjen Johni Asadoma dan Wakapolda Brigjen Heri Sulistianto turun langsung mendengar keluhan para pedagang, Jumat (3/1).

Salah satu pedagang pasar Inpres Naikoten I, Albert Koanak mengeluhkan isu penculikan yang saat ini ramai dibicarakan, baik melalui media sosial maupun saat bertatap muka dengan sesama.

Menurut Albert Koanak, saat berjualan di pasar dia selalu kuatir tentang keamanan anak maupun cucu-cucunya, sehingga meminta Kapolda dan jajarannya untuk meningkatkan pengamanan di Kota Kupang.

Advertisement

"Saya mohon pengamanan diperketat karena anak-anak kami masih kecil, kalo mereka diculik saya bisa mati," katanya.

Selain isu penculikan, masyarakat juga mengeluhkan keamanan di dalam area pasar. Saat malam, banyak pedagang yang dipalak oleh preman saat mabok.

"Bapak Kapolda mohon agar anggota rajin cek keamanan pasar, karena sudah tengah malam banyak orang mabok datang gertak kami penjual," ungkap Albert Koanak.

Advertisement

Menanggapi keluhan tersebut, Johni Asadoma menyatakan bahwa di NTT belum ada laporan tentang penculikan anak. Semuanya hanya isu yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Penculikan itu belum pernah ada, jadi ini hanya isu, cuma desas-desus tapi kita akan tingkatkan patroli dan hadirkan polisi ditengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Menurut Johni Asadoma, Kamis (3/2) kemarin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang mengeluarkan surat imbauan tentang maraknya aksi penculikan, namun surat itu langsung meralat surat tersebut karena dianggap salah penulisan kalimat.

"Walaupun belum terjadi tapi kita polisi tetap awas, waspada untuk selalu mengawasi semua masyarakat terutama anak-anak, jangan sampai menjadi korban penculikan. Selain itu kami juga akan rutin patroli malam dalam pasar," jelasnya.

Johni Asadoma menjelaskan, Polri saat ini memiliki program yang diberi nama Jumat Curhat. Jumat Curhat digelar untuk menyerap aspirasi scara langsung dari masyarakat.

Masih menurutya, Pasar Inpres Naikoten I sengaja dipilih sebagai lokasi Jumat Curhat karena pasar merupakan titik kumpul masyarakat seluruh lapisan, yang memiliki banyak persoalan dan membutuhkan keterlibatan polisi.

"Kita ingin mengetahui secara langsung kondisi dan perputaran ekonomi. Selain itu mengecek harga barang untuk menjadi bahan analisa dan ditindak lebih lanjut jika ada harga barang yang tidak wajar," tambah Johni Asadoma.

Memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, perjudian dan pencurian di pasar juga akan menjadi atensinya. "Perjudian dan pencurian di pasar akan menjadi atensi saya kedepan," tutup Johni Asadoma.

Usai mendengar keluhan masyarakat, Johni Asadoma bersama jajarannya menyambangi para pedagang. Ia memborong habis sayur milik sejumlah pedagang.

Johni Asadoma juga menyempatkan diri berbincang dengan beberapa pedagang mulai dari menanyakan nama, alamat, serta harga bahan makanan yang mulai merangkak naik.

Baca juga:
Marak Isu Penculikan Anak Bikin Resah Warga, Kapolres Jember Minta Ortu Tak Panik
Marak Kabar Penculikan Anak, Sekolahan di DIY Bakal Dijaga Polisi
CEK FAKTA: Cerita Sebenarnya di Balik Heboh Video Penculikan Anak di Medan
Buat Surat Seolah-olah Marak Penculikan Anak, Kadis Pendidikan Kota Kupang Minta Maaf
Cara Mencegah Penculikan Anak, Orang Tua Wajib Tahu
Ramai Penculikan Anak di Gunung Sindur Ternyata Hoaks, Begini Kata Orang Tua

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.