Kampus di Sumut Siapkan Beasiswa bagi Mahasiswa Terdampak Bencana, Ini Cara Daftarnya
Beberapa kampus sudah melakukan pendataan melalui link pendaftaran.
Sejumlah perguruan tinggi di Kota Medan, Sumatera Utara, menyiapkan program "Beasiswa Terdampak Bencana Alam" bagi mahasiswa yang menjadi korban banjir bandang, banjir, dan tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumatera Barat.
Beberapa kampus yang sudah bergerak melakukan pendataan antara lain Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dan Universitas Sumatera Utara (USU).
Kepala Humas dan Protokoler UMSU, Ribut Priadi mengatakan, pihaknya telah membuka pendataan melalui link pendaftaran yang diumumkan di media sosial resmi kampus.
Dibuka sampai 13 Desember
“Mahasiswa yang terdampak bencana kami arahkan segera mendaftar. Pendaftaran dibuka sampai 13 Desember 2025, dan pengumuman akan disampaikan 17 Desember 2025,” kata Ribut, Jumat (5/12).
Kemudian, UMSU akan melakukan verifikasi data untuk menentukan bentuk bantuan.
“Bisa berupa pemotongan uang kuliah. Beasiswa diberikan bervariasi sesuai tingkat dampak bencana yang dialami,” jelasnya.
Kepala Humas dan Protokoler Unimed, Muhammad Surip, menyampaikan kampusnya juga sedang mendata mahasiswa yang terdampak bencana melalui Google Form yang dibuka pada 4–6 Desember 2025.
Keringanan uang kuliah
“Unimed bersama Kemendiktisaintek telah memberikan bantuan kemanusiaan. Berikutnya, kampus akan menyalurkan beasiswa untuk meringankan beban kuliah mahasiswa,” ujar Surip.
Sementara itu, Kepala Humas, Promosi, dan Protokoler USU, Amalia Meutia, mengatakan mereka agar memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa yang berasal dari daerah terdampak.
"Antara lain melalui kebijakan keringanan uang kuliah tunggal (UKT), bantuan biaya hidup, fasilitasi pembelajaran, atau bentuk dukungan lain sesuai kondisi, dan ketersediaan sumber daya," katanya.
Selanjutnya, USU akan akan menggelar rapat pada 8 Desember 2025 untuk membahas bentuk beasiswa dan bantuan lanjutan.
"Menurut Wakil Rektor I USU begitu informasinya," pungkas Amalia.