LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kampanyekan anti kekerasan anak, WVI sebar 3 ribu buku di CFD

Kegiatan itu salah satunya dilakukan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) dan Forum Anak Jakarta (FAJ).

2016-07-24 10:32:39
Hari Anak Nasional
Advertisement

Maraknya kekerasan terhadap anak membuat sejumlah lembaga swadaya masyarakat berlomba-lomba mengampanyekan hentikan kekerasan terhadap anak. Kegiatan itu salah satunya dilakukan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) dan Forum Anak Jakarta (FAJ).

Wahana Visi Indonesia (WVI) dan Forum Anak Jakarta (FAJ) mengampanyekan terhadap perlindungan dan setop kekerasan pada anak yang harus dimulai dari rumah dengan membagikan buku saku atau buku pedoman anak di acara Car Free Day Jakarta, Minggu (24/7).

Menurut Dirut Komunikasi WVI, Priscilla Christin mengatakan, kampanye itu sekaligus memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli kemarin. Dengan slogannya 'lingkungan anak dimulai dari rumah kita', WVI mengimbau dan mengajak semua pihak untuk menciptakan rumah menjadi sebuah lingkungan yang aman dan layak bagi anak dan tidak adanya kekerasan.

"Semuanya berawal dari rumah, karena faktanya banyak kekerasan yang terjadi dimulai dari lingkungan terdekat anak," ucap Priscilla di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta.

Dengan buku saku yang dibagikannya cuma-cuma kepada warga yang sedang melakukan aktivitas di CFD, Christin berharap para orangtua dapat menerapkan pola-pola kehidupannya anaknya dengan baik, seperti halnya pendidikan dan kesehatan anaknya.

"Dalam buku saku ini isinya tips buat orangtua, hal-hal apa yang seharusnya dilakukan untuk menghindari kekerasan terhadap anaknya. Ada juga informasi tentang 4 dasar hak anak serta jika terjadi kekerasan orangtua harus melaporkan ke mana," tambah Christin.

Menurut Christin, isu yang sama untuk kekerasan juga pernah WVI suarakan di tahun 2014. WVI sendiri sebagai yayasan sosial yang fokus untuk anak, saat ini terus mendampingi anak di 48 lokasi di Indonesia di antaranya NTT, Papua, Sulawesi, Kalimantan Barat serta Jakarta.

"Itulah kenapa kita menggandeng Forum Anak Jakarta untuk isu ini," ujar Christin lagi.

Diakui Christin, untuk pendampingan yang berkelanjutan tetap berjalan 10-15 tahun untuk mengupayakan pendidikan dan kesehatan anak-anak yang lebih baik. "Pendampingan tersebut khusus untuk mereka para anak-anak yang dari daerahnya penuh keterbatasan. Jadi kita bekerjasama dengan pemerintah untuk menjalankan program pengembangan daerah," tutupnya.

Baca juga:
Hari Anak Nasional, Menko Puan main 'ular naga' bersama anak-anak
Menko PMK: Resep awet muda salah satunya peduli terhadap anak-anak
Pemerintah diminta sahkan UU Perlindungan Anak di hari Anak Nasional
Mensos: Lindungi dan bahagiakan anak-anak kita
Istri Gus Dur & bocah Arya hadiri halal bi halal Mensos
Gubernur Bali sebut neraka di bumi adalah narkoba
Sambut Hari Anak Nasional, ratusan pelajar di Bali nonton ke bioskop

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.