LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kakek 60 Tahun Bolak Balik Masuk Penjara Gegara Kasus Curanmor

Kakek Udin dihadirkan bersama 5 tersangka kasus Curanmor, di mana dua lainnya lagi adalah komplotannya. Tiga lagi komplotan Curanmor llain. Total 14 motor disita kepolisian dalam 10 hari hingga Selasa (23/11) kemarin.

2021-11-25 06:04:00
Pencurian
Advertisement

Udin Noor, kakek 60 tahun yang tinggal di Jalan Meranti Samarinda, Kalimantan Timur, untuk ketiga kalinya kembali dibekuk polisi terkait kasus pencurian motor (Curanmor). Bersama komplotannya dia menggasak 13 motor di Samarinda dan sekitarnya, untuk dijual ke Kalimantan Selatan.

Kakek Udin dihadirkan bersama 5 tersangka kasus Curanmor, di mana dua lainnya lagi adalah komplotannya. Tiga lagi komplotan Curanmor llain. Total 14 motor disita kepolisian dalam 10 hari hingga Selasa (23/11) kemarin.

"Tersangka dan barang bukti kita amankan di Samarinda, dan sampai ke Kalimantan Selatan," kata Wakasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Kadiyo di kantornya, Rabu (24/11).

Advertisement

Penangkapan Udin berdasarkan keterangan tersangka Curanmor Rifai, yang kini meringkuk di penjara Polres Penajam Paser Utara (PPU). Satu orang lagi komplotan Udin ditahan di Mapolda Kalimantan Selatan.

"Mereka ini pelaku Curanmor antarkota antar provinsi. Untuk Udin, dia sudah dua kali masuk penjara kasus Curanmor. Baru bebas 2020 kemarin," ujar Kadiyo.

Adapun modus operandi dengan merusak kunci dan setang motor yang jadi incaran. Motor yang dicuri dijual ke Tabalong Kalimantan Selatan. Harganya mulai Rp2,5 juta per unit.

Advertisement

"Untuk Yamaha NMax Rp3 juta sampai Rp4 juta," sebut Kadiyo.

Selain komplotan Udin, polisi juga menangkap 3 pelaku Curanmor lain dari kelompok maling motor Ahmad Sadewa. "Kelompok ini pemain baru. Curi motor di Samarinda modus operandinya sama. Uangnya buat main game online," ungkap Kadiyo.

Keenam pelaku ditetapkan tersangka dengan jeratan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. "Curanmor ini jadi atensi karena meresahkan masyarakat,," pungkas Kadiyo.

Ditemui wartawan, Udin yang punya 7 anak di Kalimantan Selatan itu mengaku tidak tahan iming-iming imbalan Rp 1 juta sampai Rp 2 juta dari rekannya Rifai yang kini dipenjara di Polres PPU. Padahal, dia sudah berulang kali menghindar tawaran dan ajakan Rifai mencuri motor dengan berjualan sandal.

"Iya ini saya ketiga kalinya (masuk penjara). Uangnya buat kebutuhan sehari-hari," kilah Udin.

Baca juga:
Diduga Jadi Korban Hipnotis, Pelajar SMP Relakan Motor Dibawa Kabur
Rumah Chef Aiko Dibobol, Motor Honda CRF Rally Digondol Maling Terekam CCTV
Motor CBR Hasil Curian di Denpasar Berusaha Diselundupkan ke Lumajang
Eksekutor Begal Karyawati Basarnas Konsumsi Narkoba Sebelum Beraksi
2 Pemuda di Jakbar Gasak Spion Mobil, Uang Hasil Mencuri Dibelikan Sabu dan Ganja
Maling Satroni Kantor Kelurahan Larangan Utara Tangerang, Gasak Motor Pegawai

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.