Kabareskrim sebut Pansel KPK minta bantuan tracking calon pimpinan
Tracking itu dilakukan terhadap 48 orang calon pimpinan KPK.
Kabareskrim Polri Komjen Budi Waseso menyatakan Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Destry Damayanti bersama anggotanya Yanti Ganarsih mendatangi Bareskrim Polri sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka ingin melakukan tracking calon pimpinan KPK.
"Dari ketua Pansel KPK dan tim datang untuk menindaklanjuti untuk menelusuri calon pimpinan KPK yang saat ini sedang diseleksi," kata Budi Waseso di Mabes Polri, Jaksel, Jumat (31/7).
Menurutnya, Pansel Capim KPK sebelumnya telah mengirimkan surat kepada Kapolri dalam upaya tracking peserta Capim KPK berjumlah 48 orang. Namun, Kapolri menyerahkan urusan tracking kepada Kabareskrim untuk melanjutkan.
Lanjutnya, Bareskrim Polri siap menjalankan perintah Kapolri berdasarkan isi surat yang diinginkan oleh Pansel Capim KPK.
"Surat itu terkirim ke kami 24 Juli lalu kepada Kapolri. Namun, Kapolri menyampaikan langsung kepada Kabareskrim," pungkas dia.
Sebelumnya, Juru bicara Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Betti Alisjahbana sampaikan bahwa Pansel akan buka pada publik nama-nama Capim KPK. Hal ini guna menanggapi berkaitan dengan semakin ramainya permintaan agar Pansel KPK bekerja dengan transparan.
"Akan dibuka pada tanggal 27 Juni, setelah lolos persyaratan administrasi," kata Betti di Jakarta, Rabu (17/6).
Setelah itu, kata dia rencananya Pansel KPK akan memfasilitasi ruang bagi publik untuk menyampaikan pendapatnya. Opini publik mengenai para Capim bisa disampaikan melalui email.
"Masyarakat punya waktu dari tanggal 27 Juni sampai 26 Juli untuk beri tanggapan," jelasnya.
Baca juga:
Capim KPK yang lolos tahap III diumumkan 12 Agustus mendatang
Ketua Pansel: Ada warga yang kritik 48 Capim KPK lolos tahap III
Telusuri rekam jejak calon pimpinan, pansel serahkan 48 nama ke KPK
Hari ini, capim KPK jalani psikotes dan tes Bahasa Inggris
Jaksa Agung soal 3 jaksa gagal seleksi KPK: Itu bukti bukan titipan
48 Capim KPK lolos seleksi tahap II, termasuk Jimly dan Johan Budi
Mantan hakim MK minta Pansel jeli pilih Capim KPK