JK: Yunus Husein bersumpah tidak ada rekening gendut Jenderal Polri
"Jadi isu itu tidak ada, saya bilang ralat dong. Ini untuk jelaskan apa yang jadi latar belakang semua soal itu,".
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkap bahwa dirinya telah melakukan konfirmasi terkait kasus kepemilikan rekening gendut pejabat polisi kepada Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husein.
JK mengatakan Yunus Husein bersumpah tidak ada pernyataan rekening gendut terhadap pejabat polisi saat itu yang dikeluarkan oleh PPATK. Yunus juga menyatakan kabar itu tidak benar.
"Saya jelaskan tadi rekening gendut isu itu mulai zaman Yunus Husein (menjabat). Yunus bersumpah itu tidak benar ada rekening gendut pada zaman dia itu tidak benar," ujar JK saat menggelar konpers usai bertemu Tim 9 di kantornya, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (10/3).
Namun, beberapa waktu lalu JK dikagetkan dengan kabar calon tunggal Kapolri Komjen Polisi Budi Gunawan justru ditetapkan tersangka oleh KPK atas dugaan kepemilikan rekening gendut. Salah satu bukti yang mendukung penetapan status tersangka oleh KPK terhadap Budi Gunawan adalah hasil penelusuran transaksi mencurigakan oleh PPATK.
Sumpah Yunus Husein menyebabkan JK menjadi sangsi dan meminta Yunus menjelaskan secara terang dan jelas soal rekening gendut tersebut.
"Jadi isu itu tidak ada, saya bilang ralat dong. Ini untuk jelaskan apa yang jadi latar belakang semua soal itu tidak benar," tegas JK.
Baca juga:
JK: Pelemahan KPK terjadi dari dalam
Pegawai KPK demo depan Ruki: Saat masuk KPK apakah siap untuk mati?
Didemo pegawai KPK, Ruki mengaku senang dan terharu
KY: Dipanggil tak datang, Hakim Sarpin harus terima konsekuensinya
Penangkap BW resmi jabat Direktur Tindak Pidana Ekonomi di Bareskrim
Sempat terfokus di Komjen BG, KPK janji kebut penanganan lain
Permohonan gugatan praperadilan Budi Gunawan ditemukan janggal