JK: Jangan semua situs yang ada nama Islam langsung diblokir
"Saya sudah bicara dengan Rudiantara kalau memang jelas-jelas itu bagian daripada radikalisme, otomatis bisa diblokir."
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) turut angkat bicara terkait pemblokiran situs-situs Islam. Menurut JK, dia sudah menghubungi Menteri Komunikasi dan Informasi soal pemblokiran situs tersebut.
"Yang jelas terkait ya diblokir. Saya sudah bicara dengan Rudiantara kalau memang jelas-jelas itu bagian daripada radikalisme, otomatis bisa diblokir. Tapi kalau tidak ya harus diperiksa betul," kata JK kepada wartawan di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (31/3).
Lebih lanjut, JK menegaskan, memang seharusnya ada kriteria khusus soal pemblokiran situs pemberitaan Islam.
"Iya, harus. Jangan semuanya katakanlah yang ada nama Islamnya langsung (diblokir) ya, tidak. Yang jelas saja yang kontennya memang selalu ada radikalisme, iya. Kalau hanya penafsiran-penafsiran saja atau kontennya tidak mengikat ya harus diseleksi juga," jelas JK.
Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melakukan bredel terhadap 19 situs pemberitaan Islam. Pemblokiran itu atas permintaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) lantaran dicurigai menyebarkan paham Islam radikal.
Baca juga:
'Situs pengajian kok disamakan dengan situs porno'
Bertemu media Islam, BNPT ingin tahun ini damai di dunia maya
Media Islam kecewa lihat BNPT main blokir dan 'cuma' minta maaf
'Situs sebar paham radikal dan pro ISIS memang harus dilarang'
Tim Panel Pertimbangan Pemblokiran situs negatif dibutuhkan segera!