Jakmania tersangka kerusuhan punya tato kebencian pada polisi
Polda: Kebencian segelintir orang terhadap polisi merupakan potensi ancaman.
Salah satu anggota Jakmania sekaligus tersangka kerusuhan di Gelora Bung Karno (GBK) yakni J alias Oboy, ternyata memiliki tato yang bernada kebencian pada polisi. tato tersebut bertuliskan 'ACAB' (All Corps Are Bastard).
"Tersangka J alias Oboy ini memiliki tato di bagian lengan kanannya yang bertuliskan 'ACAB', yang merupakan singkatan dari All Corps Are Bastard," kata Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy Kurniawan, kepada wartawan, Rabu (29/6).
Hendy menuturkan, tato tersebut diduga menggambarkan pemikiran mereka yang sudah tidak simpatik terhadap polisi. Sebab arti tato itu merupakan bentuk kebencian dari kelompok suporter terhadap polisi.
Menurut Hendy, kebencian segelintir orang terhadap polisi merupakan potensi ancaman. Namun, pihaknya tidak bisa melakukan penangkapan jika tak ada unsur pidananya.
"Intinya harus masuk unsur pidana, baru kami lakukan penangkapan, kalau tidak ya kami tidak bisa lakukan penangkapan," ucap dia.
"Simbol-simbol yang berpotensi mendatangkan kebencian seperti 'ACAB', permusuhan terhadap Polri, paling tidak kita amankan, paling tidak kita berikan pemahaman dulu," ucapnya.
Baca juga:
Brutal di GBK, Jakmania ini menangis tak bisa nyanyi Indonesia Raya
Polda Metro kembali bekuk 2 Jakmania pengroyok polisi di SUGBK
Dikeroyok kelompok Jakmania, mata kiri Brigadir Hanafi buta
8 Jakmania jadi tersangka penganiayaan polisi dan ujaran kebencian
Jakmania rusuh di GBK ditangkap gara-gara terlalu eksis di Medsos
Deretan status Jakmania yang buat Krishna Murti marah-marah
Polisi bakal panggil admin akun medsos Jakmania terkait rusuh di GBK