LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Istri terduga teroris Siyono minta bantuan hukum ke PP Muhammadiyah

Pihak keluarga merasa tidak ikhlas Siyono meninggal di tangan Densus tanpa ada proses hukum.

2016-03-29 11:03:13
Terorisme
Advertisement

Suratmi, istri terduga teroris Siyono yang meninggal saat ditangkap Densus 88 mendatangi PP Muhammadiyah di Jalan Cik Ditiro Yogyakarta, Senin (29/3) pagi. Suratmi mendatangi PP Muhammadiyah untuk meminta bantuan hukum atas ketidakadilan yang menimpa almarhum suaminya.

"Saya datang ke sini untuk mengadu dan meminta bantuan agar Muhammadiyah mau mendampingi proses hukum," kata Suratmi pada Busyro Muqodas yang mewakili PP Muhammadiyah, Selasa (29/3).

Pihak keluarga merasa tidak ikhlas Siyono meninggal di tangan Densus tanpa ada proses hukum.

"Saya waktu ke Jakarta sempat diminta untuk tanda tangan pernyataan tidak akan membawa kasus ini ke hukum. Tapi saya tidak mau, karena itu saya ingin meminta bantuan," ujarnya.

Sementara itu Busyro Muqodas mengatakan, pihaknya menerima permintaan dari Suratmi. PP Muhammadiyah akan mengambil amanat untuk mendampingi keluarga Siyono ke jalur hukum.

"Kami keluarga besar PP Muhammadiyah berempati terhadap keluarga Siyono. Teman-teman media sudah mendengar sendiri keinginan dari keluarga Siyono, dan kami akan menyanggupinya," kata Busyro.

Langkah selanjutnya PP Muhammadiyah akan menyiapkan tim hukum untuk proses pengumpulan bukti dan membawa kasus ini ke meja hijau.

"Kami akan lanjutkan dengan rapat, setelah itu akan kami tentukan langkah selanjutnya," pungkasnya.

Baca juga:
Tangkap Santoso, DPR minta TNI ambil alih hingga operasi militer
Polri: Kalau sengaja bunuh Siyono, polisi di dunia tertawai kami
Ketua DPR minta publik tak terpecah soal pemberantasan terorisme
'Jangan sampai terorisme dijadikan proyek apalagi untuk pencitraan'
Ketua Umum PAN tak elok sebut narkoba lebih bahaya dari teroris
Teroris Santoso sulit ditangkap, BNPT & Densus 88 harus diaudit
Polri minta masyarakat tak mudah terprovokasi kelompok teroris

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.