Ini alasan polisi berbulan-bulan tak mampu lumpuhkan Santoso di Poso
Hingga kini polisi belum berhasil menangkap Santoso meski sudah banyak aparat yang tewas akibat baku tembak.
Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap kelompok sipil bersenjata yang diduga anggota teroris pimpinan Santoso. Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Agus Rianto mengatakan, pihaknya mencium bila terduga teroris di Poso adalah bagian dari kelompok Santoso.
"Kita masih terus dalami kelompok siapa yang kemarin. Karena memang di sana basis untuk kelompok Santoso, kita prediksi bagian dari kelompok yang bersangkutan," kata Agus, Jakarta, Rabu (10/2).
Agus menegaskan, Polri dan TNI terus melakukan pengejaran terhadap terduga teroris di Poso. Agus mengakui memang kondisi pengejaran di lokasi tidaklah mudah. Aparat harus masuk hutan dan naik turun gunung seperti medan di Papua.
"Masih terus melakukan pengejaran di sekitar Poso, masyarakat juga merasa penasaran kok mengejar satu orang sekian Minggu sekian bulan, dengan ribuan pasukan, kenapa belum ditemukan, melakukan pencarian pengejaran mencari, dan memang medan di wilayah Sulteng, Poso mungkin tidak jauh beda dengan provinsi di daerah Papua," jelas Agus.
Baku tembak antara personel Operasi Tinombala Polda Sulteng dengan kelompok sipil bersenjata diduga anggota teroris pimpinan Santoso, kembali terjadi di Desa Sangginora, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Selasa, sekitar pukul 10.00 WITA.
Dalam baku tembak tersebut menewaskan dua orang teroris kelompok Santoso dan satu anggota polisi.
Baca juga:
Kapolri: 2 orang tewas saat baku tembak adalah kelompok Santoso
Polri sebut terduga teroris yang diciduk di Lampung kelompok Santoso
Santoso tak kunjung tertangkap, aparat persilakan rakyat bertindak
Panglima TNI persilakan rakyat ikut tangkap teroris Santoso
Seribu personel TNI ditambah buru Santoso di Poso
Polisi kembali tangkap terduga penyuplai logistik kelompok Santoso
12 Orang jadi tersangka kepemilikan dan pemasok senjata Santoso