I.League Umumkan Hasil Evaluasi Stadion untuk Musim 2026/27, Ini Daftar Klub dan Kandangnya
I.League telah merilis hasil evaluasi stadion klub peserta untuk musim 2026/27. Simak daftar stadion yang lolos dalam proses Evaluasi Stadion I.League dan persiapan klub menghadapi musim baru.
Jakarta, 9 Juni 2026 – I.League secara resmi mengumumkan hasil evaluasi infrastruktur stadion yang diajukan oleh klub-klub peserta kompetisi sepak bola profesional Indonesia. Proses evaluasi ini merupakan bagian integral dari Club Licensing Cycle 2025/26 yang krusial. Tujuannya adalah untuk memastikan kesiapan stadion sebagai arena pertandingan yang memenuhi standar untuk musim kompetisi 2026/27 mendatang.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan terhadap setiap stadion yang diajukan klub sebagai kandang utama. Evaluasi mencakup berbagai aspek infrastruktur guna menjamin bahwa setiap pertandingan dapat berlangsung sesuai dengan standar kompetisi profesional. Pernyataan ini menegaskan komitmen I.League dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan liga.
“Evaluasi stadion merupakan bagian dari proses club licensing yang bertujuan memastikan infrastruktur yang diajukan klub memenuhi standar yang telah ditetapkan,” kata Ferry Paulus dalam keterangan resminya. “Hasil evaluasi ini menjadi salah satu dasar dalam perencanaan dan penyusunan operasional kompetisi musim 2026/27.”
Proses dan Tujuan Evaluasi Stadion I.League
Sebanyak 18 klub peserta Super League musim 2026/27 telah mengajukan stadion kandang masing-masing untuk menjalani proses evaluasi infrastruktur. Langkah ini merupakan tahapan penting dalam memastikan setiap klub memiliki fasilitas yang memadai untuk menyelenggarakan pertandingan. Beberapa klub bahkan mengambil inisiatif untuk menyiapkan lebih dari satu stadion sebagai alternatif.
Penyediaan stadion alternatif ini bertujuan mengantisipasi berbagai kebutuhan operasional yang mungkin timbul selama kompetisi berlangsung. Fleksibilitas ini diharapkan dapat menjaga kelancaran jadwal pertandingan dan kenyamanan tim serta penonton. Aspek-aspek penilaian meliputi kondisi lapangan, fasilitas pendukung, keamanan, hingga aksesibilitas stadion.
Ferry Paulus menekankan bahwa standar infrastruktur yang ketat diterapkan untuk mendukung citra dan profesionalisme Super League. Dengan demikian, setiap pertandingan tidak hanya menarik secara tontonan, tetapi juga aman dan nyaman bagi semua pihak. Evaluasi stadion I.League ini menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan liga yang berkualitas.
Daftar Stadion yang Lolos Evaluasi Awal
Beberapa klub besar telah mengajukan stadion-stadion ikonik sebagai markas mereka. Persija Jakarta, misalnya, mendaftarkan dua stadion ternama, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Jakarta International Stadium (JIS). Sementara itu, Dewa United Banten FC memilih Banten International Stadium dan Stadion Indomilk Arena sebagai opsi kandang mereka.
Klub-klub promosi ke Super League juga tidak ketinggalan dalam menentukan markas untuk musim perdana mereka. Persijap Jepara mengajukan Stadion Gelora Bumi Kartini, PSIM Yogyakarta memilih Stadion Sultan Agung, dan Adhyaksa FC mendaftarkan Banten International Stadium. Ini menunjukkan keseriusan klub-klub baru dalam memenuhi persyaratan liga.
Berikut adalah daftar stadion kandang klub Super League 2026/27 yang telah lolos evaluasi infrastruktur awal:
- Arema FC – Stadion Kanjuruhan
- Bali United FC – Stadion Kapten I Wayan Dipta
- Bhayangkara Presisi Lampung FC – Stadion Sumpah Pemuda
- Borneo FC Samarinda – Stadion Segiri
- Dewa United Banten FC – Banten International Stadium dan Stadion Indomilk Arena
- Madura United FC – Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan
- Malut United FC – Stadion Kie Raha
- Persebaya Surabaya – Stadion Gelora Bung Tomo
- Persib Bandung – Stadion Gelora Bandung Lautan Api
- Persija Jakarta – Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Jakarta International Stadium
- Persijap Jepara – Stadion Gelora Bumi Kartini
- Persik Kediri – Stadion Brawijaya
- Garudayaksa FC – Stadion Pakansari
- Persita Tangerang – Stadion Indomilk Arena
- PSS Sleman – Stadion Maguwoharjo
- PSIM Yogyakarta – Stadion Sultan Agung
- PSM Makassar – Stadion BJ Habibie
- Adhyaksa FC – Banten International Stadium
Tahap Selanjutnya dan Persyaratan Klub
Meskipun telah lolos tahap evaluasi infrastruktur, I.League menegaskan bahwa daftar tersebut belum menjadi penetapan final stadion yang akan digunakan selama musim kompetisi 2026/27. Penentuan arena pertandingan masih akan melalui serangkaian proses verifikasi lanjutan. Tahapan ini mencakup inspeksi operasional serta pemenuhan sejumlah persyaratan kompetisi lainnya yang harus dipenuhi oleh klub.
Penggunaan stadion juga dapat berubah sewaktu-waktu apabila terdapat renovasi atau peningkatan fasilitas yang diperlukan. Kebutuhan teknis lain yang harus dipenuhi klub juga bisa menjadi faktor penentu perubahan. Hal ini memastikan bahwa stadion yang digunakan benar-benar siap dan memenuhi standar tertinggi sepanjang musim.
Dengan rampungnya tahapan evaluasi infrastruktur ini, klub-klub peserta kini melanjutkan proses pemenuhan persyaratan lisensi klub lainnya. Proses ini merupakan bagian dari persiapan menyeluruh menuju musim baru. Evaluasi stadion I.League hanyalah salah satu dari banyak aspek yang harus dipenuhi untuk memastikan kelancaran dan profesionalisme liga.
Sumber: AntaraNews