LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hina Gus Mus, karyawan Adhi Karya langsung diberi SP3

Hina Gus Mus, karyawan Adhi Karya langsung diberi SP3. Pandu Wijaya lewat akun Twitter @Panduwijaya berkata tak pantas pada Gus Mus. Sayangnya, kini Pandu telah mengunci akunnya. Sebagai Komisaris Utama Adhi Karya, Fadjroel Rachman. Fadjroel langsung meminta maaf pada Gus Mus.

2016-11-25 10:43:27
Gus Mus
Advertisement

PT Adhi Karya tengah menjadi pergunjingan di dunia maya. Seorang karyawannya ketahuan berkata-kata tidak pantas saat menanggapi postingan KH Mustofa Bisri atau Gus Mus soal salat Jumat di jalan.

Postingan Gus Mus ini soal ramainya wacana sejumlah Ormas melakukan salat Jumat di jalanan di sela demo 2 Desember. Ini merupakan aksi lanjutan terkait kasus dugaan penistaan agama dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama.

"Aku dengar kabar di ibu kota akan ada Jum'atan di jalan raya. Mudah2an tidak benar. Kalau benar, wah dalam sejarah Islam sejak zaman Rasulullah SAW baru kali ini ada BID'AH sedemikian besar. Dunia Islam pasti heran. Kalau benar, apakah dalil Quran dan Hadisnya? Apakah Rasulullah SAW, para sahabat, dan tãbi'iin pernah melakukannya atau membolehkannya." begitu tiga postingan pertama Gus Mus, dalam akun Twitternya @gusmusgusmu pada 23 November lalu.

Rupanya tujuh postingan kultwit Gus Mus ditanggapi netizen beragam. Sampai ada yang berkata tak pantas seperti dilakukan Pandu Wijaya lewat akun Twitter @Panduwijaya yang merupakan karyawan PT Adhi Karya. Kini Pandu telah mengunci akunnya.

Ucapannya mendapat respons langsung dari Komisaris Utama Adhi Karya, Fadjroel Rachman. Fadjroel langsung meminta maaf pada Gus Mus lewat akun Twitter-nya @fadjroel.

"Atas nama pribadi dan @AdhiKaryaBUMN saya ucapkan mohon maaf sebesar-besarnya kepada @gusmusmu atas ucapan tak pantas karyawan kami," posting Fadjroel pada tanggal 24 November kemarin.

Permintaan maaf Fajdroel berbalas dengan ucapan bijak dari Gus Mus yang diposting lewat akun Facebook-nya sekitar 3 jam yang lalu.

"Saudara Fadjroel Rachman dan Adhi Karya BUMN dengan sungguh-sungguh memintakan maaf atas ucapan salah satu karyawannya. Maka dengan sungguh-sungguh saya menjawab: Tidak ada yang perlu dimaafkan, Mas Fadjroel. Kesalahannya mungkin hanyalah menggunakan 'bahasa khusus' di tempat umum. Maklum masih muda."

Terpisah, Corporate Secretary PT Adhi Karya, Ki Syahgolang Permata mengatakan, akibat perbuatannya karyawan bernama Pandu itu telah diberikan surat peringatan III.

"Yang bersangkutan sudah diberikan surat peringatan karena mengeluarkan pendapat pribadi dengan menggunakan atribut Adhi yang dampaknya mengganggu kinerja rekan-rekan yang lain, karena ini kan begitu viral," katanya saat dihubungi merdeka.com, Jumat (25/11).

Meskipun yang bersangkutan telah meminta maaf, kata Syahgolang, memberikan surat peringatan ini agar sebagai bentuk introspeksi.

"Sekaligus beristirahat sementara dan menjadi bagian dan pembinaan. Dan hari ini memang sedang tidak masuk karena istirahat itu tadi ya," sambungnya.

Pandu sendiri, sambungnya, merupakan karyawan kontrak dari Adhi Karya. Berkaca dari kasus ini, katanya, tentunya akan menjadi perhatian pihak perusahaan.

Baca juga:
Kemenkum HAM telusuri dugaan pemalsuan buku karya budayawan Gus Mus
Tindakan dan ucapan Gus Mus yang bikin sejuk umat beragama
Foto Romo Aloys Purnomo peluk & cium tangan Gus Mus bikin haru
Gus Mus: Kita harus merevolusi mental seperti apa?
Cerita Gus Mus menangis di muktamar dan tolak jabatan tertinggi NU
Gus Mus: Alhamdulilah Munas PBNU berjalan lancar
Hasyim Muzadi: Gus Mus tak mau jadi Rais Aam dengan proses abal-abal

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.