Heboh, Pria di Makassar Terekam CCTV Onani di Depan Anak Perempuan
Akibat kejadian tersebut salah satu bocah mengalami trauma.
Video rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria melakukan onani di depan dua bocah perempuan di Jalan Tamalate, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. Akibat kejadian tersebut salah satu bocah mengalami trauma.
Orang tua korban inisial AU mengatakan perbuatan tidak senonoh itu terungkap setelah anaknya mengadu kepada ayahnya. Usai kejadian, anaknya mengaku mengalami trauma dan ketakutan.
AU menuturkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 Wita saat putrinya keluar rumah untuk memanggil seorang teman yang tinggal tidak jauh dari kediaman mereka.
Saat itu, korban dan temannya berjalan menuju rumah temannya yang berada di samping rumah korban.
"Anakku ke rumah tetangga untuk panggil temannya. Setelah itu mereka jalan berdua. Tiba-tiba ada laki-laki naik motor berhenti di dekat rumah," kata AU, Kamis (18/6).
Bukti Rekaman CCTV
Menurut AU, berdasarkan rekaman CCTV milik tetangga, pria tersebut diduga sudah memperhatikan anaknya sejak keluar dari rumah. Pelaku kemudian mendekati lokasi tempat kedua anak itu berada.
"Nah, pas dia lewat begitu, dia langsung keluarkan kemaluannya dari celana. Anakku pas lihat itu kaget," ujarnya.
Melihat aksi pelaku, korban langsung menarik temannya dan berlari masuk ke dalam rumah. Sementara temannya yang lain menjauh, namun masih sempat melihat pelaku dari kejauhan.
Korban tidak langsung menceritakan kejadian tersebut. Sekitar 10 menit kemudian, ia memberanikan diri melapor kepada ayahnya yang berada di rumah.
"Dia bilang ke ayahnya, 'Ayah ada itu orang di depan, laki-laki naik motor hitam, dia kasih keluar burungnya'," tutur AU.
Mendengar pengakuan anaknya, sang ayah langsung keluar rumah untuk mencari pelaku. Namun saat itu pria tersebut sudah melarikan diri dari lokasi kejadian.
"Pas suamiku keluar dari rumah, orang itu sudah tidak ada. Sudah pergi, sudah kabur," katanya.
Lapor Polisi
Setelah mengetahui kejadian tersebut, keluarga korban meminta rekaman CCTV milik tetangga. Rekaman itu kemudian dijadikan bukti untuk melaporkan kasus tersebut ke kepolisian.
"Kebetulan CCTV itu milik tetangga, jadi saya minta dokumentasinya. Sudah kita buat aduan di Polsek," ungkap AU.
Ia juga menyebutkan bahwa pada malam hari setelah laporan dibuat, petugas kepolisian telah mendatangi rumah mereka untuk meminta keterangan terkait peristiwa tersebut.
"Tadi malam juga ada Bhabinkamtibmas datang ke rumah dan mewawancarai suami saya," ujarnya.
Sementara Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Rappocini Inspektur Satu Ali Jarras mengaku pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Ali mengaku sudah mengarahkan kepada orang tua korban untuk juga membuat laporan di Unit PPA Polrestabes Makassar.
"Kami sdh mendatangi TKP sekaligus melakukan penyelidikan. Namun orang tua anak tersebut belum melapor, sehingga kami arahkan sarankan untuk melapor di bagian PPA Polrestabes," ucapnya.