LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hasil Rapid Test Pekerja Migran Indonesia di Pelabuhan Benoa Negatif Covid-19

para PMI atau Anak Buah Kapal (ABK) yang tiba di Pelabuhan Benoa, Bali, dengan menaiki kapal pesiar Spectrum Of The Seas dan tiba sekitar pukul 09.30 Wita dengan berjumlah 208 orang.

2020-04-19 03:20:51
Covid-19
Advertisement

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan, untuk ratusan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang hari ini di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, telah mengikuti rapid test dan hasilnya adalah negatif Covid-19.

Ia menyampaikan, bahwa para PMI atau Anak Buah Kapal (ABK) yang tiba di Pelabuhan Benoa, Bali, dengan menaiki kapal pesiar Spectrum Of The Seas dan tiba sekitar pukul 09.30 Wita dengan berjumlah 208 orang.

"Tadi pagi telah merapat satu unit kapal pesiar yang mengangkut ABK sebanyak 208 orang. Di mana 123 orang adalah saudara-saudara kita asal Bali dan 85 orang non Bali," kata Indra, di Denpasar, Bali, Sabtu (18/4).

Advertisement

Ia juga menyampaikan, pihaknya memimpin langsung kedatangan para PMI di Pelabuhan Benoa. Hal itu, dilakukan atas arahan dari gugus tugas nasional Pemerintah Provinsi Bali untuk diminta memfasilitasi supaya pemulangan PMI atau ABK, baik asal Bali dan non Bali bisa berjalan dengan baik, lancar, serta dalam pelaksanaannya mengikuti prosedur yang ketat untuk pencegahan Covid-19 ini.

"Hasil pemeriksaan yang ketat yang dilakukan oleh tim Kantor Kesehatan Pelabuhan dan juga tim rapid test dari gugus tugas Provinsi Bali, semua ABK 208 orang ini dinyatakan negatif," imbuhnya.

Kemudian, untuk pelaksanaan selanjutnya para PMI yang berasal dari Bali. Pihaknya, telah menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota di Bali untuk menjemput dan dibawa ke tempat karantina yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota masing-masing.

Advertisement

"Sedangkan PMI yang tidak berasal dari Bali. Tadi kami telah berkolaborasi dengan agent-agent atau perusahaan dari kapal persiar itu untuk dapat difasilitasi kepulangannya sesegara mungkin," jelasnya.

Ia juga menyebutkan, dari 85 PMI yang tidak berasal dari Bali ada 42 orang PMI sore atau malam ini akan pulang langsung ke daerahnya masing-masing.

"Dari 85 orang, tadi 42 orang sore ini dan malam ini (pulang) ke daerah asal masing-masing. Karena, kebetulan ada jadwal penerbangan yang bisa mengantarkan mereka pulang. Sedangkan sisanya, akan dipulangkan besok sesuai dengan jadwal masing-masing," ujar Indra.

"Jadi PMI non Bali ini, tidak akan berlama-lama di Bali jika ada jadwal pernebangan untuk pulang ke daerah asalnya maka segara difasilitasi untuk pulang. Sehingga mereka dapat segera sampai di kampung halamannya masing-masing," ujar Indra.

Baca juga:
CEK FAKTA: Hoaks China Tuding Indonesia Sebagai Sumber Virus Corona
Virus Corona Buat Pendapatan Negara Turun 10 Persen
Sengkarut Biaya Pasien Covid-19, Gratis atau Berbayar?
Presiden Jokowi Minta Penerapan PSBB Dievaluasi Total
Jokowi Kembali Minta Data Corona Terbuka: Jangan Ada Anggapan Kita Menutupi
Trik Jaga Produktivitas Selama Work From Home ala Merry Riana
Negara Ingin Akhiri Lockdown Covid-19, Ini 6 Syarat yang Ditetapkan WHO

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.