LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hadiri silaturahmi akbar Persis, Kapolri ajak ormas Islam jaga keutuhan NKRI

Hadiri silaturahmi akbar Persis, Kapolri ajak ormas Islam jaga keutuhan NKRI. Menurutnya, organisasi keagamaan tersebut tak hanya berperan dalam merebut kemerdekaan semata, juga mengisi kemerdekaan dengan pendidikan dan dakwah.

2018-02-24 17:44:00
Penyerangan Tokoh Agama
Advertisement

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian, mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk bergandengan tangan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kita bersama-sama bergandengan tangan menjaga keutuhan NKRI yang kita cintai," ujar Tito saat menghadiri silaturahim akbar Persis di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, di Bandung, Sabtu (24/2).

Tito menyampaikan rasa bangganya karena dapat hadir dalam silaturahim akbar keluarga Persis kali ini. Menurutnya, organisasi keagamaan tersebut tak hanya berperan dalam merebut kemerdekaan semata, juga mengisi kemerdekaan dengan pendidikan dan dakwah.

Advertisement

Tito berharap melalui silaturahim ini tercipta keutuhan umat dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan tidak seperti Uni Soviet dan Yugoslavia yang telah terpecah belah atau menjadi kisruh seperti di Timur Tengah.

"Ingin menyampaikan selamat kepada pengurus terselenggara acara ini. Saya berharap Persis betul-betul mengisi kemerdekaan, artinya tepat," kata dia.

Di sisi lain, ia akan memerintahkan anak buahnya untuk sama-sama untuk bergandengan tangan bersama Persis maupun dengan organisasi keagamaan lainnya yang ada di Indonesia. "Dan untuk itu tentunya Polri siap untuk bersama Persis untuk mengisi kemerdekaan ini," ujarnya.

Advertisement

Sementara itu, Ketua Umum Persis Aceng Zakaria berharap, silaturahim akbar ini menjadi momentum persatuan umat Islam di Indonesia, khususnya di internal Persis dalam menjaga silaturahim dan meningkatkan soliditas dakwah.

"Saya tegaskan tujuan ini memfasilitasi terjalinnya silaturahim langsung secara fisikal dan kolosal antara seluruh elemen jamiyah Persis, khususnya Jabar dan utusan daerah," tuturnya.

Ia juga berharap, silaturahim ini menjadi pengingat agar kasus-kasus penyerangan terhadap ulama tidak terulang. Di sisi lain, ia berharap jajaran kepolisian dapat mengusut tuntas segala bentuk intimidasi terhadap ulama guna tercipta rasa aman dan nyaman.

"Kita bersyukur segala sesuatunya pasti ada hikmahnya. Terima kasih ke orang gila jadi momentum menjaga ulama. Polisi juga sekarang mengamankan pesantren kita siang dan malam," ucapnya.

Baca juga:
Gelar silaturahmi akbar, Persis kutuk penganiayaan terhadap ulama
Zulkifli Hasan sebut penganiayaan tokoh agama karena ingin memecah belah Indonesia
Polisi dan Satpol PP razia orang gila di Kediri
Bareskrim: motif di balik teror pemuka agama mulai terkuak
Din Syamsuddin menilai penganiayaan tokoh agama skenario sistemik
Korban penculikan penipu modus mualaf kembali ke keluarga
Memburu aktor intelektual 'bermain' isu penyerangan ulama

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.