Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi dan Satpol PP razia orang gila di Kediri

Polisi dan Satpol PP razia orang gila di Kediri Polresta Kediri dan Satpol PP Razia ODGJ. ©2018 Merdeka.com/Imam Mubarok

Merdeka.com - Polresta Kediri dan Satpol melakukan PP Razia sebagai upaya menciptakan situasi aman dan kondusif setelah terjadi huru-hara dugaan teror terhadap tokoh agama. Operasi gabungan dilakukan dengan sasaran Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di jalanan.

"Razia ini sebenarnya kegiatan rutin. Kita ingin wilayah hukum Polresta Kediri aman," ujar Kasat Sabhara Polresta Kediri, Riko Saksono, Jumat (23/2).

Operasi gabungan ini diawali dari apel gabungan di Kantor Satpol PP Kota Kediri. Satu regu Sabhara Polresta Kediri diterjunkan bersama anggota Satpol PP Kota Kediri dan Dinas Sosial.

Selanjutnya, petugas melaksanakan penyisiran dimulai dari Jalan Dokter Saharjo-Terminal Kediri-area GOR Jayabaya, perempatan Bandar Ngalim-Alun alun Kota Kediri-Jalan Patimura-TMP Kota Kediri dan Dinsos Kota Kediri di Kelurahan Semampir.

Petugas berhasil mengamankan tiga ODGJ. Mereka, Semi (gangguan psikotik dan terlantar), Supini (memiliki Keluarga) alamat Jalan Dokter Saharjo RT 06 RW 01 Kelurahan Sukorame, Kota Kediri dan NN (psikotik/tidak dapat di ajak komunikasi/terlantar). Ketiganya selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial Kota Kediri untuk pendataan dan penangan lebih lanjut.

Menurut Riko, selain kegiatan rutin, razia terhadap ODGJ ini juga untuk mengantisipasi maraknya beberapa kasus teror yang pelakunya orang dengan gangguan jiwa.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP