Gara-gara Sepeda Motor, Pria di OKI Bacok Leher dan Pinggang Anaknya
Warga Desa Penanggukan Duren, Kecamatan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, dibuat gempar karena aksi penganiayaan seorang pria terhadap anak gadisnya sendiri. Pelaku diamankan polisi setelah gagal bunuh diri.
Warga Desa Penanggukan Duren, Kecamatan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, dibuat gempar karena aksi penganiayaan seorang pria terhadap anak gadisnya sendiri. Pelaku diamankan polisi setelah gagal bunuh diri.
Peristiwa itu bermula saat korban, Anggita (17), baru saja naik sepeda motor milik ayahnya, Iwan (60) di depan rumahnya, Sabtu (15/5). Siswi SMA itu bermaksud untuk jalan-jalan.
Begitu menyalakan motor, korban ditegur ayahnya agar tidak menggunakan motor itu. Namun, korban bersikukuh tetap berangkat dan masih di atas motor.
Hal itu membuat pelaku tersinggung lalu mengambil sebilah parang lantas membacok leher dan pinggang anaknya hingga terluka parah. Korban saat ini kritis dan masih menjalani perawatan di rumah sakit di Palembang.
Usai kejadian, pelaku lantas melarikan diri. Keesokan harinya, petani itu ditemukan tergeletak di Desa Jerambah Rengas, Kecamatan Tulung Selapan, dengan kondisi luka di pegelangan tangan dan perut, tepatnya di ulu hati.
Kasubag Humas Polres OKI AKP Ganda Manik mengungkapkan, tersangka diduga hendak mencoba bunuh diri usai menganiaya anak kandungnya. Namun, usaha tersangka tidak berhasil dan justru hanya melukai bagian tubuhnya.
"Benar, tersangka sudah kami amankan. Dia bunuh diri tapi gagal," ungkap Manik, Senin (17/5).
Sementara motif penganiayaan diduga dilatarbelakangi ketersinggungan tersangka karena korban enggan menuruti perintahnya. Sedangkan korban diketahui sering jalan menggunakan sepeda motor milik ayahnya.
"Motifnya seperti itu, tapi masih perlu penyidikan lagi," ujarnya.
Dari pengembangan, tersangka diduga mengidap gangguan jiwa. Untuk memastikannya, polisi memeriksakan psikologis tersangka ke Rumah Sakit Ernaldi Bahar (jiwa) Palembang.
"Untuk sementara kasusnya masih diproses sambil menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan tersangka," pungkasnya.
Baca juga:
Sembur Asap Vape ke Masakan, Ayah & Anak Aniaya Pegawai Warung Padang
Diduga Mabuk Miras, Pria di Kupang Aniaya Istri
Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Berujung Kematian di Medan
Buntut Kasus Penganiayaan, Ratusan Santri Garut Datangi Polsek Singajaya
Aktivis Perempuan di Jombang Korban Penganiayaan Dilaporkan Balik Pelaku ke Polisi
Gara-gara Status, Aktivis Perempuan di Jombang Dianiaya Sekelompok Orang