LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ganjar Sebut Pemudik Masuk Jateng Capai 2 Ribuan, Petugas Diminta Giatkan Tracking

Dia meminta personel gabungan memperketat penyekatan di berbagai titik jalan raya dan melakukan tracking pada mereka yang sudah tiba mengingat penularan Covid-19 di kabupaten di Jawa Tengah masih terjadi.

2021-04-30 07:00:39
Ganjar Pranowo
Advertisement

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyebut dua ribuan pemudik sudah masuk wilayahnya. Dia meminta personel gabungan memperketat penyekatan di berbagai titik jalan raya dan melakukan tracking pada mereka yang sudah tiba mengingat penularan Covid-19 di kabupaten di Jawa Tengah masih terjadi.

"Dari data yang masuk, pemudik saat ini di Jateng sudah mulai meningkat. Sedangkan yang sudah masuk terakhir tercatat 2.574 orang, sebelumnya 2.424 orang, sebelumnya 2.113 orang. Jadi rata-rata 2.000-an orang. Maka kami minta TNI Polri dan Dinkes juga menggiatkan tracking di masing-masing daerah sebagai bentuk kesiapsiagaan," kata Ganjar saat rakor persiapan operasi ketupat candi di Polda Jateng, Kamis (29/4).

Dia menjelaskan, persoalan yang saat ini muncul adalah ketersediaan vaksinasi di semua kabupaten kota masih kurang. Padahal di sisi lain angka penularan covid-19 semakin meningkat menjelang perayaan Idulfitri 2021.

Advertisement

"Inilah kasus yang muncul di Jateng beberapa hari ini. Gelombang penularan covid-19 masih meningkat di setiap kabupaten. Makanya kita imbau kepada masyarakat supaya mematuhi protokol kesehatan agar tidak menimbulkan klaster yang baru," ujarnya.

Saat ini angka kasus covid-19 di wilayahnya masih tergolong aman, dan jumlah penularan Covid-19 saat ini naik kurang dari 7.000 kasus.

"Masih relatif bagus, yang dirawat 59 persen, sedangkan yang diisolasi ada 40 persen, hal ini saya sampaikan agar masyarakat tidak terganggu dengan informasi yang berbeda, karena ada yang bilang COVID-19 meningkat 47.000, itu tidak benar," ungkapnya.

Advertisement

Sementara itu, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, mengatakan diadakannya rakor ini untuk menyamakan persepsei dalam rangka menghadapi kondisi sebelum dan sesudah Lebaran. Hal ini dilakukan dalam rangka pecegahan Covid 19 pada lebaran ini, sebagaimana instruksi Presiden dengan ditiadakan mudik Lebaran ini.

"Rakor ini sangat penting, terkait dengan keamanan Kambtibmas saat Lebaran dan pencegahan Covid 19," jelas Luthfi.

Berdasarkan Kepres no 9, bahwa Gubenur sebagai komandan satuan gugus tugas Covid 19 dan Pangdam serta Kapolda sebagai wakil Komandan gugus tugas Covid 19, hal ini sudah menjadi landasan kegiatan ini.

"Dimana selalu ada kebijakan kebijakan Gubenur yang kita dukung dalam kegiatannya. Kita mempunyai kegiatan operasi Amannusa, di mana kegiatan Amannusa ini dilakukan untuk pencegahan Covid 19, satgas Amannusa ini bertugas selama 28 hari dalam melaksanakan Operasi Ketupat Candi 2021," kata Ahmad Luthfi.

Baca juga:
Meski Sudah Divaksin, Sri Mulyani Ingatkan Anak Buahnya Tak Mudik Lebaran
Menhub: Pengendalian Mudik Jabar Sumbang Hampir 50 % Terhadap Transportasi Nasional
Dilarang Mudik, Warga Jabodetabek Boleh Wisata ke Mana saat Lebaran Nanti?
Tiga Mobil Travel Gelap Angkut Penumpang Terjaring Razia di Semarang
Mudik Lokal di Kepri Terancam Batal Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.