Petani memanen padi di lahan yang terdampak gagal panen akibat serangan hama wereng dan kekeringan di Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Minggu (5/7/2026). (Merdeka.com/ Arie Basuki)
Advertisement
Petani memanen padi yang mengalami gagal panen di Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/7/2026). Puluhan hektar sawah di wilayah tersebut terdampak serangan hama wereng dan kekeringan sehingga produksi gabah merosot tajam. Dari lahan seluas 6.000 meter persegi yang biasanya menghasilkan sekitar 2 ton gabah, petani kini hanya memperoleh sekitar 60 kilogram hasil panen. Kondisi tersebut menyebabkan kerugian besar bagi petani dan mengganggu produktivitas pertanian di kawasan itu.
Petani memanen padi di lahan yang terdampak gagal panen akibat serangan hama wereng dan kekeringan di Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Minggu (5/7/2026). Merdeka.com/ Arie Basuki
Petani memanen padi di lahan yang terdampak gagal panen akibat serangan hama wereng dan kekeringan di Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Minggu (5/7/2026). Merdeka.com/ Arie Basuki
Petani memanen padi di lahan yang terdampak gagal panen akibat serangan hama wereng dan kekeringan di Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Minggu (5/7/2026). Merdeka.com/ Arie Basuki
Petani memanen padi di lahan yang terdampak gagal panen akibat serangan hama wereng dan kekeringan di Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Minggu (5/7/2026). Merdeka.com/ Arie Basuki
Petani memanen padi di lahan yang terdampak gagal panen akibat serangan hama wereng dan kekeringan di Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Minggu (5/7/2026). Merdeka.com/ Arie Basuki
Petani memanen padi di lahan yang terdampak gagal panen akibat serangan hama wereng dan kekeringan di Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Minggu (5/7/2026). Merdeka.com/ Arie Basuki
Petani memanen padi di lahan yang terdampak gagal panen akibat serangan hama wereng dan kekeringan di Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Minggu (5/7/2026). Merdeka.com/ Arie Basuki
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Di panen ini, mereka hanya menerima nominal amat kecil yakni Rp700 per kilogram. Ini jauh dari pendapatan saat harga normal, di kisaran Rp4.000 per kilogram
Ribuan hektare sawah di 10 kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng) rusak akibat kekeringan. Seluas 254,1 hektare di antaranya puso atau tidak menghasilkan padi.