Fakta Unik: Singkawang Tanam 3.019 Mahoni, Aksi Penanaman Pohon Serentak Rayakan HUT ke-24 Pemkot
Pemerintah Kota Singkawang menggelar aksi Penanaman Pohon Singkawang serentak dengan menanam ribuan pohon, termasuk 3.019 mahoni, dalam rangka HUT ke-24. Apa tujuan mulia di baliknya?
Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menggelar aksi Penanaman Pohon Singkawang secara serentak pada Senin (13/10) lalu. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 kota tersebut.
Ribuan pohon ditanam di 27 titik berbeda di seluruh wilayah kota, melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjaga ruang hijau perkotaan.
Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, menyatakan bahwa gerakan penghijauan ini diharapkan menjadi momentum kolektif. Tujuannya adalah memperluas kawasan hijau dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan.
Gerakan Penghijauan Massal di Hari Jadi Kota
Dalam rangka merayakan HUT ke-24, Pemerintah Kota Singkawang menginisiasi gerakan Penanaman Pohon Singkawang serentak yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Aksi ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya konkret untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih asri dan lestari.
Muhammadin, Wakil Wali Kota Singkawang, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam kegiatan ini. "Dalam rangka ulang tahun Pemerintah Kota Singkawang, kita galang kebersamaan untuk penghijauan kota," ujarnya saat rapat evaluasi kesiapan penanaman pohon.
Rapat tersebut membahas secara rinci aspek teknis pelaksanaan, mulai dari penentuan lokasi hingga pembagian tugas lintas sektor. Hal ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam memastikan keberhasilan program penghijauan masif ini.
Rincian Lokasi dan Jenis Pohon yang Ditanam
Pemkot Singkawang telah menyiapkan sedikitnya 27 titik lokasi Penanaman Pohon Singkawang yang tersebar strategis di seluruh wilayah kota. Setiap lokasi dipilih berdasarkan kebutuhan dan potensi kontribusinya terhadap peningkatan kualitas lingkungan.
Di area gerbang kota, sekitar 40 batang pohon tabebuya ditanam untuk mempercantik pintu masuk kota. Sementara itu, ruas Jalan Pasir Panjang Kaliasin menjadi fokus utama dengan penanaman sebanyak 3.019 batang pohon mahoni.
Selain kedua lokasi tersebut, sejumlah titik lainnya juga telah disiapkan untuk ditanami berbagai jenis pohon. Diversifikasi lokasi dan jenis pohon menunjukkan perencanaan yang matang untuk memaksimalkan dampak positif bagi ekosistem kota.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Lingkungan Berkelanjutan
Keberhasilan Penanaman Pohon Singkawang serentak ini sangat bergantung pada partisipasi aktif dari berbagai pihak. Muhammadin menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya melibatkan perangkat daerah, tetapi juga masyarakat luas.
Organisasi kemasyarakatan (Ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), mahasiswa, serta pengurus RT dan warga setempat turut ambil bagian dalam gerakan penghijauan ini. Kolaborasi ini memperlihatkan semangat gotong royong yang kuat di Singkawang.
Muhammadin berharap, kegiatan ini dapat menjadi momentum kolektif untuk memperluas kawasan hijau di Singkawang. Selain itu, diharapkan juga menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan perkotaan demi masa depan yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews