DXI 2026: Menteri Ekonomi Kreatif Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Lewat Inovasi Produk Olahraga Luar Ruang
Penyelenggaraan Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026 menjadi katalis penting bagi pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya dalam pengembangan produk olahraga luar ruang, dengan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan perannya sebagai ruang k
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa eksibisi olahraga petualangan Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026 berperan vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Fokus utama adalah pada pengembangan produk-produk olahraga luar ruang yang memiliki daya saing tinggi. Pernyataan ini disampaikan saat beliau menghadiri pameran DXI 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) pada Rabu (23/4).
Menurut Teuku Riefky Harsya, DXI 2026 bukan sekadar ajang pameran biasa, melainkan sebuah platform kolaborasi yang memungkinkan inovasi berkembang pesat. Melalui acara ini, produk kreatif Indonesia diharapkan dapat diperkuat daya saingnya di pasar global. Kemenekraf melihat DXI sebagai titik temu penting bagi seluruh ekosistem ekonomi kreatif.
Kolaborasi antara pemerintah, industri, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif secara berkelanjutan. Kehadiran DXI 2026 diharapkan mampu mendorong jenama lokal untuk terus meningkatkan kualitas produk mereka. Hal ini penting agar produk-produk Indonesia dapat bersaing di kancah internasional.
DXI 2026 sebagai Ruang Kolaborasi dan Inovasi
Eksibisi Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026 telah membuktikan diri sebagai wadah strategis untuk mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem ekonomi kreatif. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menggarisbawahi fungsi DXI sebagai 'meeting point' bagi pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan terkait. Interaksi ini memicu lahirnya ide-ide baru dan pengembangan produk yang lebih inovatif, khususnya di sektor olahraga luar ruang.
Dalam siaran pers Kemenekraf, Teuku Riefky Harsya menyatakan bahwa DXI bukan sekadar pameran, melainkan ruang kolaborasi tempat inovasi berkembang. Melalui kolaborasi ini, produk kreatif Indonesia dapat diperkuat daya saingnya. Partisipasi aktif dari berbagai pihak menjadi kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi kreatif yang lebih cepat dan berkelanjutan.
Acara ini menjadi kesempatan emas bagi para pelaku usaha kreatif untuk memperluas jaringan dan mendapatkan inspirasi dari tren terbaru. DXI 2026 menghadirkan pameran produk serta ruang interaksi yang dinamis antara pelaku industri, komunitas, merek lokal, dan konsumen. Hal ini menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertukaran pengetahuan dan pengalaman.
Mendorong Jenama Lokal ke Pasar Internasional
Platform seperti DXI 2026 memiliki peran krusial dalam mendorong jenama lokal untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka. Melalui pameran ini, merek-merek Indonesia mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan potensi dan keunikan produknya kepada khalayak yang lebih luas. Ini adalah langkah penting dalam upaya ekspansi pasar.
Direktur Pelaksana Dyandra Event Solution, Rachadian Nashidik, menyoroti bahwa DXI 2026 membuka kesempatan bagi produsen produk kreatif lokal untuk memperluas jangkauan pasar. Indonesia memiliki banyak produk kreatif lokal yang berpotensi berekspansi ke luar negeri. Oleh karena itu, DXI hadir untuk bersama-sama dengan Kemenekraf agar produk-produk Indonesia lebih dikenal di mata dunia.
Dengan dukungan dari Kemenekraf dan penyelenggara, jenama lokal dapat lebih percaya diri untuk menembus pasar internasional. Peningkatan kualitas produk dan strategi pemasaran yang tepat menjadi fokus utama. DXI 2026 memfasilitasi pertemuan antara merek lokal dengan potensi pembeli dan mitra bisnis dari dalam maupun luar negeri.
Partisipasi Merek Lokal dan Peluang Akses Pasar
Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026 berhasil menarik partisipasi dari 137 peserta pameran, baik dari dalam maupun luar negeri. Kehadiran peserta internasional membuka peluang besar bagi pelaku usaha kreatif Indonesia untuk memperluas akses pasar di tataran global. Ini adalah indikator positif bagi perkembangan industri kreatif nasional.
Beberapa merek lokal terkemuka turut memamerkan produk pendukung aktivitas luar ruang mereka dalam acara tahunan ini. Merek-merek seperti Eiger, Hippo Campus, Madlife, Respiro, Kluk, dan Java Sidemount menunjukkan inovasi dan kualitas produk Indonesia. Keikutsertaan mereka membuktikan bahwa produk lokal mampu bersaing.
Pameran ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga sarana untuk menjalin kemitraan strategis. Interaksi langsung antara produsen dan konsumen memberikan umpan balik berharga untuk pengembangan produk di masa depan. DXI 2026 secara efektif menghubungkan produsen dengan konsumen, serta membuka pintu bagi kolaborasi bisnis yang menguntungkan.
Sumber: AntaraNews