Drama 10 Pemain! PSMS Medan Kalahkan Persiraja 1-0, Amankan Poin Penuh di Kandang
PSMS Medan sukses mengamankan tiga poin penting setelah mengalahkan Persiraja Banda Aceh 1-0 dalam laga lanjutan Pegadaian Championship 2025. Simak drama di balik kemenangan ini!
PSMS Medan berhasil memenuhi ambisi mereka untuk meraih poin penuh saat menjamu Persiraja Banda Aceh dalam laga lanjutan Pegadaian Championship 2025. Pertandingan sengit ini berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Sabtu malam.
Tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut sukses menundukkan Laskar Rencong dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini menjadi krusial bagi PSMS Medan dalam upaya mereka untuk bersaing di papan atas klasemen sementara.
Gol tunggal PSMS Medan tercipta pada menit ke-14 melalui aksi gemilang gelandang sayap kiri Rifai Lastori. Pemain bernomor punggung 30 itu menunjukkan ketajamannya dengan mencuri bola dari pemain belakang tim tamu dan berhasil mengkonversinya menjadi gol pembuka.
Perjuangan Sengit dan Apresiasi Pelatih PSMS Medan
Asisten Pelatih PSMS Medan, Welliansyah, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemain yang telah berjuang keras sepanjang pertandingan. Ia menyoroti semangat juang timnya yang luar biasa, terutama karena harus bermain dengan 10 pemain.
"Ini luar biasa. Kita hanya 10 pemain tapi bisa menang tipis lawan Persiraja. Semoga tren kemenangan ini bisa kita pertahankan di laga selanjutnya," ujar Welliansyah. Ia juga menambahkan bahwa tekanan dari lawan sangat luar biasa dan tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Coach Kas.
Kemenangan ini menunjukkan mentalitas kuat dari skuad PSMS Medan. Meskipun menghadapi tantangan jumlah pemain yang tidak lengkap, mereka mampu mempertahankan keunggulan dan mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Kekecewaan dan Evaluasi dari Kubu Persiraja
Di sisi lain, Pelatih Persiraja, Ahyar Ilyas, mengucapkan selamat kepada PSMS Medan atas kemenangan yang diraih. Meskipun demikian, ia tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap hasil pertandingan.
Ahyar mengungkapkan bahwa anak asuhnya sebenarnya lebih mendominasi penguasaan bola sepanjang jalannya laga. "Memang sejak awal laga kami sudah mendominasi. Hasil ini memang membuat kami kecewa. Ini pelajaran buat kami dan melakukan koreksi menyeluruh," ungkap Ahyar.
Ia juga menyoroti kesulitan timnya dalam membongkar rapatnya pertahanan PSMS Medan, terutama pada 15 menit terakhir pertandingan. "PSMS menumpuk di 15 menit terakhir. Memang tidak mudah membongkar pertahanan mereka. Kami sudah berjuang tapi belum beruntung," tambahnya, menunjukkan frustrasi atas kegagalan timnya mencetak gol.
Posisi Klasemen dan Prospek Selanjutnya
Dengan tambahan tiga poin dari pertandingan ini, PSMS Medan berhasil memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara Pegadaian Championship. Saat ini, tim Ayam Kinantan menduduki peringkat kedua.
PSMS Medan kini mengoleksi 12 poin dari total tujuh pertandingan yang telah dilakoni. Catatan tersebut terdiri dari tiga kali kemenangan, tiga kali hasil imbang, dan hanya satu kali kekalahan. Hasil ini memberikan modal penting bagi PSMS Medan untuk menatap laga-laga selanjutnya dengan optimisme tinggi.
Sumber: AntaraNews