LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

DPD ajak masyarakat kembali belanja di pasar tradisional

Pasar tradisional dinilai menjadi faktor utama dalam stabilitas perekonomian para petani Indonesia.

2015-07-09 22:05:00
DPD
Advertisement

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melalui Komite II bersama Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengajak seluruh lapisan elemen masyarakat Indonesia untuk kembali berbelanja di pasar rakyat atau pasar tradisional. Hal ini dilakukan karena pasar rakyat dinilai menjadi faktor utama dalam stabilitas perekonomian para petani Indonesia.

Oleh karena itu, keberadaan pasar harus direvitalisasi, salah satunya adalah menjadikan pasar sebagai destinasi berbelanja oleh masyarakat. DPD pun launching Gerakan Ayo Belanja Di Pasar Rakyat di kantor DPD RI hari ini (9/7).

Dalam sambutannya, Ketua DPD Irman Gusman mengapresiasi gerakan ini. Menurut dia, gerakan ini dapat menghidupkan ekonomi kerakyatan melalui revitalisasi pasar rakyat.

"Adanya gerakan ini sebagai bukti bahwa DPD RI tidak ada reses, karena selalu bekerja demi rakyat. Gerakan ini merupakan sebuah terobosan untuk mendukung pemerintah dalam menghidupkan ekonomi kerakyatan melalui pasar tradisional," ucap Irman.

Irman Gusman juga mengatakan, gerakan ini merupakan hal yang sangat penting bagi DPD RI untuk kepentingan masyarakat. Irman Gusman mengajak semua masyarakat, termasuk Anggota DPD untuk kembali berbelanja di pasar tradisional.

Dia berharap, gerakan ini dapat benar-benar dilaksanakan, karena mampu meningkatkan perekonomian rakyat dan memberantas mafia sembako melalui manajemen distribusi yang semakin merata di pasar rakyat.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel yang juga hadir dalam acara tersebut mengapresiasi atas gerakan dari Komite II DPD RI tersebut. Dia menganggap gerakan tersebut sesuai dengan tujuan pemerintah dalam mewujudkan perekonomian berkonsep ekonomi kerakyatan.

Keberadaan gerakan ini diharapkan dapat menyongsong pelaksanaan MEA yang akan membuat pasar tradisional tidak hanya dapat mengimbangi pasar modern, tetapi juga untuk menjaga suplai barang dan stabilitas harga di masyarakat.

Dalam program pasar rakyat, Menteri Perdagangan bekerjasama dengan Bulog dan kompen koperasi meminta agar ada outlet untuk pedagang. Di mana Bulog akan menyalurkan kebutuhan bahan pokok tersebut kepada para pedagang yang berjualan di pasar induk.

"Gerakan ini mampu mendukung gerakan pemerintah untuk kembali menghidupkan ekonomi kerakyatan. Keberadaan pasar tradisional dapat sebagai fasilitas sebagai tempat di mana para petani nelayan dan peternak dalam memasarkan produknya. Apalagi dalam MEA akan ada masuknya sektor pasar modern, sehingga pasar tradisional harus direvitalisasi agar tidak kalah dengan pasar modern," tutupnya.

Baca juga:
Ini saran DPD ke lembaga penegak hukum buat berantas korupsi
DPD desak pemerintah perbanyak mudik gratis buat tekan pemudik motor
DPD usulkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual masuk Prolegnas 2016
Sudah saatnya Pemda tidak Bergantung APBN dalam pembangunan
'Atasi kesenjangan antarwilayah dengan bangun Indonesia dari daerah'

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.