Ditembak gas air mata, buruh di depan Istana bubar
Saat membubarkan demo, polisi sempat menangkap beberapa buruh yang dianggap sebagai provokator.
Polisi akhirnya mengambil tindakan tegas. Setelah semprotan air dari water cannon tidak berhasil, polisi menembakkan gas air mata ke arah ratusan buruh yang bertahan di depan Istana. Mereka pun mundur ke arah Jalan Medan Merdeka Barat.
Pantauan merdeka.com, tembakan gas air mata dilakukan sekitar pukul 19.45 WIB, Jumat (30/10). Ratusan polisi bertameng dan pentungan dari satuan dalmas kemudian menghalau buruh.
Tidak ada perlawanan yang dilakukan para buruh yang sebelumnya sempat ngotot bertahan. Mereka balik kanan dan kini berkumpul di depan patung kuda depan gedung Indosat.
Demikian juga mobil sound yang dipakai buruh berorasi. Mobil itu ikut mundur perlahan bersama para buruh.
Saat membubarkan demo, polisi sempat menangkap beberapa buruh yang dianggap sebagai provokator. Jumlah di atas 10 orang. Mereka dibawa ke arah kantor Sekretariat Negara.
Hingga pukul 20.05 WIB, para buruh masih berjalan membubarkan diri dikawal polisi. Sementara Jalan Medan Merdeka Utara di depan istana kini sudah bersih dari buruh.
Baca juga:
Buruh di depan Istana tak mau bubar, polisi semprotkan water cannon
Tolak bubar, buruh baca salawat di tengah guyuran water cannon
Demo di Istana, ribuan buruh desak Jokowi copot Menteri Hanif
Demo di Istana, buruh salahkan Menaker soal PP Pengupahan
JK bantah pemerintah tak ajak buruh saat susun formula pengupahan
Lakukan mediasi, pihak Istana panggil perwakilan buruh