LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Disorot publik, kasus Brigadir Petrus jadi perhatian Polda Kalbar

Perkembangan terkini penanganan kasus itu, kepolisian hari ini dijadwalkan melakukan pra rekonstruksi di Melawi.

2016-02-27 13:50:14
Pontianak
Advertisement

Kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan anggota satuan intelkam Polres Melawi, Brigadir Petrus Bakus, sejak Jumat (26/2) kemarin, telah menyita perhatian publik. Selain dilakukan dengan sadis disertai mutilasi, yang bersangkutan juga tercatat sebagai anggota Polri aktif.

Oleh karena itu, Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar), Brigjen Pol Arief Sulistyanto telah memerintahkan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) ikut mengusut kasus itu hingga tuntas. Jenderal bintang satu itu bahkan terjun langsung ke Melawi, memonitor langsung proses hukum di Polres Melawi.

"Jadi, Bapak Kapolda telah memerintahkan Ditreskrimum, ke Melawi, bersama dengan reskrim Polres Melawi, melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga tuntas. Dipimpin langsung Direskrimum," kata Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Arianto, kepada merdeka.com saat dihubungi, Sabtu (27/2).

Dia menerangkan, pada dasarnya setiap kasus tindak pidana yang terjadi di wilayahnya, mendapat atensi dan asistensi dari Polda Kalbar. Namun terkait kasus Brigjen Petrus Bakus, memang mendapatkan asistensi khusus.

"Ya, di antaranya karena memang kasus ini, mendapat perhatian masyarakat banyak. Bapak Kapolda menegaskan, ini sebagai bentuk komitmen Polri untuk mengusut kasus ini hingga tuntas," ujar Arianto.

Perkembangan terkini penanganan kasus itu, lanjut Arianto, kepolisian hari ini dijadwalkan melakukan pra rekonstruksi di Melawi.

"Dilakukan kegiatan pra rekonstruksi, didasari keterangan-keterangan saksi yang sudah kita ambil," imbuh Arianto.

Seperti diketahui, warga Melawi di Kalimantan Barat dibikin geger pembunuhan yang dilakukan Brigadir Petrus Bakus, anggota satuan intelkam Polres Melawi. Dia tega menghabisi nyawa dua anaknya yang masih balita, Jumat (26/2), dengan cara memutilasi. Kini Petrus dimasukkan ke sel Polres Melawi.

Keterangan diperoleh merdeka.com, peristiwa sadis itu terjadi sekitar pukul 00.15 WITA dini hari tadi, di kediaman Petrus, di asrama Polres Melawi, di Gang Darul Falah, desa Faal, kecamatan Nanga Pinoh.

Istri Petrus, Windri, pada saat itu terbangun dari tidurnya, dia bertemu Petrus berdiri di depannya sambil memegang parang, sambil mengatakan 'mereka baik, mereka mengerti, mereka pasrah, maafkan Papa ya dik'.

Namun Windri terkejut setelah dia melihat ke dalam kamar, menemukan dua anaknya, F (5) dan A (3), tewas terbunuh dengan cara dimutilasi. Windri pun bergegas keluar rumah, melapor dan meminta pertolongan ke penghuni asrama lainnya.

"Kejadian itu benar. Pelaku memberitahu istrinya, bahwa anak-anaknya sudah meninggal. Sekarang pelaku sudah diamankan di markas Polres Melawi," kata Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Arianto saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (26/2).

Arianto menerangkan, di lokasi kejadian, kepolisian telah melakukan penyelidikan dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Saksi-saksi diperiksa intensif oleh kepolisian di Polres Melawi," ujar Arianto.

Baca juga:
2 Anak korban mutilasi Brigadir Petrus dimakamkan 1 liang lahat
2 Jenazah balita korban mutilasi bapak sendiri segera dimakamkan
Pembunuh sadis ngaku dapat bisikan gaib, benar atau hanya alibi?
Mutilasi 2 anak sendiri, Brigadir Petrus terancam dipecat
Mutilasi 2 balitanya, kejiwaan Brigadir Petrus diperiksa tim khusus
7 Fakta Brigadir Petrus mutilasi 2 anaknya
Mutilasi 2 anak sendiri, Brigadir Petrus dijerat pasal berlapis

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.