LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dir Narkoba Polda Bali terbukti potong anggaran DIPA 2016

Direktur Reserse Narkoba Polda Bali resmi ditetapkan tersangka. Akhirnya Kombes Frangky Haryanto, Direktur ‎Reserse Narkoba Polda Bali ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti bersalah melakukan pemotongan anggaran sebagaimana dituduhkan.

2016-09-21 17:19:51
Dir Narkoba Polda Bali ditangkap
Advertisement

Akhirnya Kombes Frangky Haryanto, Direktur ‎Reserse Narkoba Polda Bali ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti bersalah melakukan pemotongan anggaran sebagaimana dituduhkan.

Frangky diperiksa oleh Propam Mabes Polri terhitung lebih dari satu kali dua puluh empat jam. Frangky diperiksa sejak Senin malam (19/9) di Mapolda Bali.

Kepala Biro Pengamanan Internal Mabes Polri, Brigadir Jenderal Anton Wahono, meyakinkan kalau Franky Haryanto Parapat terbukti melakukan ‎tindakan bersalah dalam pemotongan anggaran, DIPA 2016.

"Dari proses yang telah dilakukan cukup bukti kombes F telah melakukan pelanggaran penyalahgunaan wewenang dan jabatan yang berkaitan anggaran," kata Anton didampingi Kapolda Bali, Rabu (21/9).
‎
Sayang, Anton enggan merinci barang bukti apa saja yang sudah didapatkan dari Franky. Termasuk, apakah Franky juga terbukti terhadap kasus pemerasan terhadap tujuh orang yang tertangkap memiliki narkotika.

"Soal itu, tidak bisa saya jelaskan di sini, karena pemeriksaan masih berlangsung," papar dia.

‎Dia menjelaskan, proses penyelidikan yang dilakukan Propam Mabes Polri, dalam hal ini Paminal bermula dari adanya laporan masyarakat.

"Saya ucapkan terima kasih yang berani melaporkan. Itu akan saya rahasiakan sesuai kode etik," jelas dia.

Dari laporan itu, diduga Franky melakukan pelanggaran kode etik yakni melanggar etika kepribadian, kemasyarakatan dan kelembagaan.
‎
Sementara itu, Kapolda Bali, Inspektur Jenderal Sugeng Priyanto mengaku sengaja mengambil inisiatif untuk memberi kesempatan kepada Propam Mabes Polri untuk menjelaskan proses pemeriksaan terhadap jajarannya. Sebab, kata dia, banyak pandangan sumir terhadap proses yang kini masih berlangsung di Polda Bali itu.

Baca juga:
Propam indikasikan Dir Narkoba Polda Bali peras tersangka narkoba
Dir Narkoba Bali kembali diperiksa Propam terkait kasus pemerasan
Ini kata Kapolda Bali soal Dir Narkoba diduga peras tersangka
Kapolri apresiasi Propam periksa Dir Narkoba Polda Bali
Dir Narkoba Polda Bali diduga pernah minta Fortuner ke WN Belanda

Advertisement
(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.