Di depan DPR, KPK pamer selamatkan duit tambang Rp 1,7 triliun
Di depan DPR, KPK pamer selamatkan duit tambang Rp 1,7 triliun. Kemudian KPK juga melakukan kegiatan penelitian dan survei. Dalam kegiatan ini KPK bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Badan Pusat Statistik dan lembaga transparansi internasional Indonesia.
Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, hingga 31 juli 2016 pihaknya telah melakukan kegiatan penyuluhan mengenai sistem gratifikasi secara berkesinambungan di 525 lembaga maupun BUMN dan BUMD. Menurut dia, kegiatan ini paling banyak dilakukan di pemerintahan kota dan pemerintahan kabupaten.
"Sampai 31 Juli 2016 sudah dilaksanakan sistem ini di 525 lembaga pemerintah maupun lembaga lainnya," kata Agus saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/9).
Agus melanjutkan, dalam kegiatan penelitian dan pengembangan antikorupsi KPK telah melakukan 23 kegiatan di lembaga pemerintahan sejak 2015-2016. Menurut Agus, area penelitian dan pengembangan ini lebih banyak mencakup birokrasi.
"Areanya ini terbagi dalam banyak hal. Paling banyak di sisi birokrasi terutama reformasi birokrasi," ujar Agus.
Kemudian KPK juga melakukan kegiatan penelitian dan survei. Dalam kegiatan ini KPK bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Badan Pusat Statistik dan lembaga transparansi internasional Indonesia.
"Kami sudah melakukan pemantauan publik kemudian melakukan survei terhadap indeks korupsi di Indonesia. Indeks penegakan hukum kemudian subjek dalam melakukan korupsi," kata Agus.
Terakhir dalam kegiatan monitoring dan izin usaha pertambangan dan minerba. Dalam hal ini KPK mengklaim menyelamatkan uang sekira Rp 1,7 triliun.
"Kemudian yang tidak kalah pentingnya KPK turut berperan dalam kegiatan penyelamatan sumber daya alam. Dari kegiatan monitoring dan izin usaha pertambangan minerba KPK mencatat ada uang Rp 1,7 triliun. Kemudian monitoring komitmen tata kas di Kementerian ESDM itu Rp 44 juta," pungkas Agus.
Baca juga:
Depan Komisi III, KPK beberkan data kasus korupsi dan 6 perkara menarik
Saat rapat dengan Kejagung, anggota Komisi III DPR malah ramai-ramai sindir KPK
Rapat dengan Komisi III DPR, KPK pamer hasil kerja pencegahan korupsi
NasDem tak mau KPK dilemahkan, usul diberi kewenangan SP3
Merasa dipermalukan Setya Novanto, GMPG gelar aksi di depan Gedung KPK
Di Komisi III DPR, Jaksa Agung banggakan kinerja KPK Singapura dan Malaysia
Rabu, polisi periksa 5 pegawai KPK terkait laporan Dirdik ke Novel